POJOKSATU.id, SURABAYA—Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya makan bersama dan sholawat bareng dengan Sekjen PBNU yang sempat dicopotnya Saipullah Yusuf atau Gus Ipul.

Kegiatan makan bareng dan silaturahmi ini digelar di kediaman Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya, Minggu siang (28/12).

Pertemuan ini dihadiri Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, Katib Aam PBNU Prof Muhammad Nuh, serta sejumlah tokoh dan pengurus PBNU dari unsur Syuriyah dan Tanfidziyah.

Baca Juga: Roy Suryo Dkk Tersangka, Muslim Arbie Anggap Kekuasaan Saat Ini Berupaya Lindungi Jokowi

Momen pertemuan ini diunggah Gus Yahya di akun Instagram miliknya @yahyacholilstaquf, Minggu (28/12).

“Rasa syukur tak terperi, kala bertaut kembali, mushāfahah kembali, tertawa hangat kembali. Alhamdulillāh. Siang ini (28/12) di Surabaya, di kediaman Rais Aam KH Miftachul Akhyar, kami bersimpuh bersama,” ujar Gus Yahya.

Menurutnya, sejujurnya, dalam persoalan ini, hampir dia tidak punya rasa marah sama sekali, rasa benci sama sekali, yang ada hanya kesedihan terus-menerus.

“Kesedihan itu hari ini luruh, berganti mendiami tekad berkhidmat tanpa sisa. Terima kasih kepada para Kiai Sepuh, Mustasyarīn, Ruasa’ dan Kuttab, terima kasih sebesar-besarnya kepada para pencinta dan warga Nahdlatul Ulama,” jelasnya.

Baca Juga: Sesar Lembang Terus Bergerak, Ancaman Gempa Besar Mengintai Bandung Raya

“Mari kita rawat jagat, membangun peradaban dengan kebeningan hati, jernih, ikhlas, ibtighā’an lī mardhātillāh,” ujarnya lagi.

Makan dan Sholawat Bersama

Di dalam pertemuan di kediaman Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar ini, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, dan Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul tampak kompak makan bersama.

Pertemuan itu digelar hari ini di Ponpes Miftachussunnah yang merupakan kediaman Rais Aam PBNU.

Pertemuan diisi dengan sholawatan, doa bersama, serta makan nasi talaman bersama, sementara pembahasan teknis organisasi disepakati akan dilanjutkan pada waktu mendatang.

"Alhamdulillah tadi sudah kumpul semua. Kita bersama-sama berdoa, bersolawat. Mudah-mudahan insyaallah nanti pada waktu-waktu mendatang akan ada pembicaraan yang lebih lanjut," ujar Gus Ipul usai pertemuan dalam keterangan kepada wartawan, Minggu (28/12/2025).

Menurut Gus Ipul, agenda utama pertemuan kali ini memang difokuskan pada silaturahmi dan penguatan suasana batin kebersamaan.

Adapun hal-hal terkait langkah organisasi ke depan akan dibahas secara khusus oleh Rais Aam bersama Ketua Umum PBNU.

Saat ditanya terkait agenda Muktamar dan dinamika struktural PBNU, Gus Ipul menegaskan bahwa semua itu akan disampaikan pada waktunya.***