POJOKSATU.id - Kritik tajam dilontarkan Mahfud MD terhadap kinerja DPR dalam mengawasi jalannya pemerintahan.

Dalam pernyataannya didalam podcast Terus Terang, Mahfud menilai fungsi pengawasan parlemen mulai melemah.

Ia bahkan membandingkan kondisi saat ini dengan periode sebelumnya, di mana fungsi kontrol terhadap pemerintah dinilai masih berjalan.

Baca Juga: Heboh Mahfud MD Buka Suara, Seruan Turunkan Prabowo Bukan Makar! Ini Alasannya

“Check and balance antara pemerintah dengan DPR itu masih hidup dulu sekarang tidak,” ujar Mahfud, dikutip Pojoksatu.id dari YT Mahfud MD Official.

Menurutnya, DPR yang seharusnya menjadi penyeimbang kekuasaan justru terlihat pasif, bahkan ketika muncul kebijakan yang menuai polemik di tengah masyarakat.

“DPR juga gak pernah mempersoalkan keputusan-keputusan Presiden yang bersifat spontan tapi tidak sejalan dengan Undang-Undang Dasar,” tegasnya.

Baca Juga: Political Will Presiden Prabowo Dinilai Jadi Kunci Akhir Usut Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Mahfud juga mempertanyakan secara langsung peran DPR dalam merespons kebijakan pemerintah.

“Anda pernah gak melihat DPR mempersoalkan kebijakan Pak Prabowo?” katanya.

Ia menilai kondisi ini semakin terlihat jelas ketika publik ramai memperdebatkan suatu kebijakan, tetapi DPR tidak menunjukkan respons yang signifikan.

Baca Juga: Utang Tuhan

“Yang ribut rakyatnya, DPR-nya diam.”

Padahal, lanjut Mahfud, dalam beberapa kebijakan strategis yang berdampak luas, DPR memiliki peran penting sesuai konstitusi.

“Padahal menurut Pasal 11 ayat 2 harus mendapat persetujuan DPR.”

Namun faktanya, menurut Mahfud, pembahasan di parlemen justru tidak terlihat.

“Siapa yang pernah bicara tentang itu di DPR?” ujarnya.

Baca Juga: Utang Tuhan

Mahfud mengingatkan, jika kondisi ini terus berlanjut, maka keseimbangan kekuasaan dalam sistem demokrasi bisa terganggu.***