POJOKSATU.ID – Belum lama ini publik tengah dihebohkan dengan kasus L (23) mahasiswi asal Ngaglik, Sleman, Yogyakarta (Jogja).
Yang mana, dirinya diketahui telah jadi korban tindak asusila berupa pelecehan Orang Tidak Dikenal (OTK).
Diketahui, hal tersebut dialaminya saat berkendara seorang diri usai pulang mengerjakan tugas kuliah.
Baca Juga: Kronologi Kasus Mahasiswi di Sleman Jadi Korban Pelecehan OTK saat Pulang Kerjakan Tugas
Berdasarkan informasi dihimpun, kasus ini telah ditangani lebih lanjut oleh pihak kepolisian melalui Polsek Ngaglik.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @IniSleman pada pada Kamis (19/6/2025).
Dalam unggahannya, Kapolsek Ngaglik, AKP Yuliyanto turut menanggapi kasus pelecehan terhadap mahasiswi tersebut.
Baca Juga: BRI Tingkatkan Standar Layanan Prioritas, Nasabah Premium Nikmati Fasilitas Lebih Eksklusif
Yuliyanto menuturkan bahwa pihaknya masih mendalami kasus tersebut dengan mengolah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Belum ada laporan. Kami baru cek TKP dan mencari petunjuk di lokasi,” ucapnya dalam laporan unggahan akun.
Kapolsek Ngaglik ini juga menuturkan akan memanggil yang bersangkutan, dalam hal ini korban guna memperlancar proses penyelidikan.
Baca Juga: Satu Dekade Yamaha NMAX Generasi Pertama: Tetap Tangguh, Irit, dan Dicintai Pengguna Skutik Besar
Yang mana, panggilan dengan maksud mendapatkan keterangan itu dilakukan usai mahasiswi berumur 23 tahun selesai menjalani perkuliahan.
“Untuk korban belum terkonfirmasi mengingat yang bersangkutan masih kuliah. Nanti bila selesai kuliah akan dilakukan klarifikasi peristiwa tersebut,” terangnya.
Perlu diketahui, insiden mengenaskan ini bermula saat korban tengah dalam perjalanan pulang seorang diri pada Senin (16/6/2025) pukul 03.21 WIB.
Baca Juga: Imbas Mati Lampu di Tebet, Satu Rumah Terbakar Berikut Pemiliknya Usia 25 Tahun
Saat sedang dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor, mahasiswi itu merasa ada yang mengikutinya dari belakang.
Namun, hal tersebut dihiraukan langsung oleh korban lantaran tidak menduga hal buruk akan terjadi.
Alih-alih demikian, dirinya yang sempat meragukan hal buruk akan menimpanya justru terjadi tidak lama setelahnya.
Baca Juga: Sempat Hilang 4 Hari, Identitas Septia Adinda Korban Mutilasi di Padang Diungkap Orang Terdekat
Yang mana, L tiba-tiba dilecehkan saat hendak berbelok di perempatan Jalan Tongkol Raya, Minomartani, Kapanewon Ngaglik, Sleman. ***



