POJOKSATU.id, JAKARTA- Polda Metro Jaya akan melakukan koordinasi dengan Mabes TNI perihal dikantonginya keberadaan pelaku penyebar video hoax Penglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono yang menyebut ribuan prajurit deklarasi dukung Anies Baswedan sebagai Capres 2024.

Koordinasi dilakukan guna untuk menindaklanjuti proses hukum terduga pelaku yang menyebar video hoak Panglima TNI tersebut.

"TNI udah kantongi identitas, kita bakal koordonasi tentunya dalam proses pengambilan keterangan verbal," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di Polda Metro Jaya, Kamis (25/5/2023).

Kombes Trunoyudo menuturkan, pihak berjanji akan menuntaskan kasus penyebaran berita hoax tersebut, hingga terduga pelaku ditangkap.

"Tentu akan dilakukan upaya ini (penangkapan) secara maksimal oleh penyidik," ujarnya.

Sebelumnya, Mabes TNI telah menganyongi terduga pelaku yang penyebar video hoax Penglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono.

TNI menyebut pelaku terdeteksi tinggal di sekitaran DKI Jakarta.

Pelaku juga diyakini sebagai warga sipil. Dia sengaja menyembunyikan identitasnya dengan cara memakai nomor telepon palsu dan sudah dinonaktifkan.

"Kisaran Jakarta. Ponsel atas nama orang lain (palsu) dan sudah tidak aktif" kata Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono kepada wartawan, Kamis (25/5/2023).

Reporter : Firdausi