POJOKSATU.id, INDRAMAYU- Belakangan ini Calon Bupati Indramayu yang juga petahana, Nina Agustina, tengah ramai menjadi perbincangan di media sosial (medsos).

Hal tersebut, imbas dari aksinya yang terekam kamera pada saat sedang membentak warga, yang kedapatan mengacungkan salam dua jari, dan meneriaki nama Lucky Hakim pada saat ia sedang melakukan kunjungan kerja (kunker).

Aksi yang dilakukan oleh Nina Agustina menjadi sorotan publik. Pasalnya, diketahui jika saat ini ia kembali mencalonkan diri sebagai Bupati dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) 2024.

Baca Juga: Pilu, Wanita Korban Mutilasi di Muara Baru Ternyata Punya 4 Anak

Dimana, dalam Pilbup kali ini ia bersaing dengan Lucky Hakim yang merupakan mantan wakilnya dulu.

Mendengar namanya disebutkan Lucky Hakim meresponnya dengan memberikan klarifikasi terkait video insiden yang sedang beredar luas di media sosial.

"Kenapa saya ikut campur disini? Karena nama saya disebut 3 kali oleh Bupati Nina Agustina," katanya, Minggu 3 November 2024.

Menurutnya, tudingan dari Nina Agustina kepada Lucky Hakim yang mencegat rombongannya tersebut, tidak mungkin terjadi.

Sebab menurutnya, mobil rombongan Nina Agustina saat itu sedang dikawal oleh mobil polisi, sehingga tidak memungkinkan untuk dicegat oleh warga.

Baca Juga: Siap-Siap Pergantian Musim, Inilah Sederet Wilayah yang Akan Lebih Dulu Memasuki Musim Hujan

"Katanya ada orang saya, orangnya Lucky Hakim mencegat rombongan Bupati. Tapi menurut saya nggak mungkin, karena rombongan Bupati dikawal oleh patwal polisi. Jadi tidak mungkin kalau dicegat oleh warga," jelasnya.

Oleh karena itu, ia menilai jika insiden ini hanyalah kesalahfahaman warga Indramayu, yang mengira jika rombongan Bupati yang melintas pada saat itu merupakan rombongan Lucky Hakim, sehingga membuat warga mengacungkan dua jari hingga meneriaki namanya.

Pasalnya, Lucky Hakim menyebut jika tampilan mobil yang digunakan oleh keduanya hampir mirip, yaitu sama-sama warna hitam.

Baca Juga: Nama Dai Bachtiar Mantan Kapolri Kembali Viral Gara-gara Emosi Calon Bupati Indramayu

Bedanya, saat itu Lucky Hakim menggunakan SUV jenis Toyota Fortuner, sedangkan Bupati Nina Agustina menggunakan Mitsubishi Pajero.

"Saya melihat ini mungkin keluguan masyarakat, yang tidak terlalu bisa membedakan antara mobil Pajero dengan Fortuner karena sama-sama dikawal oleh patwal polisi," paparnya.

Lebih lanjut, diakhir videonya Lucky Hakim menambahkan, seharusnya Nina Agustina harus memaklumi masyarakat dan bersikap lemah lembut. Sebab, pejabat dibayar atau digaji oleh keringat dari rakyat.***