POJOKSATU.ID – Kasus dugaan bullying di SMAN 1 Kabanjahe, Karo, Sumatera Utara belakangan ini kian ramai disorot publik.

Bagaimana tidak, hal ini terjadi usai EP, salah satu siswi dihina oknum guru Bimbingan Konseling (BK) dengan sebutan miskin.

Sebab, siswi SMAN 1 Kabanjahe itu tidak mampu mengembalikan dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang diterima berlebihan.

Baca Juga: Rupiah Melemah ke Rp16.725! Dari Biaya Impor Naik hingga Ekonomi Nasional Terancam, Ini Dampak Lainnya untuk Ekonomi Indonesia

Menyikapi hal ini, pihak Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komunitas Cinta Bangsa Indonesia (KCBI) sontak menggeruduk sekolah negeri tersebut.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Facebook milik MedanWow pada Sabtu (27/9/2025).

Dalam unggahannya, beredar luas sebuah rekaman yang memperlihatkan anggota LSM KCBI tengah mengamuk hingga ancam pelaku di ruangannya.

Yang mana, pada saat itu, korban diketahui juga sedang berada di ruangan BK untuk membahas persoalan dana PIP.

Baca Juga: Jadi SUV Kebanggaan, New Honda ADV160 Resmi Diperkenalkan untuk Masyarakat Jawa Barat

Yang mana, pada saat itu, korban diketahui juga sedang berada di ruangan BK untuk membahas persoalan dana PIP.

“LSM KCBI kini mendampingi keluarga korban untuk meminta klarifikasi pihak sekolah,” jelas dikutip di-caption.

Baca Juga: Siswi SMAN 1 Kabanjahe yang Minum Racun Imbas Depresi Dihina Oknum Guru BK Miskin Berakhir Pindah Sekolah

Lebih lanjut, Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Kabanjahe, Eddyanto Bangun turut menanggapi insiden tersebut.

Eddyanto mengonfirmasi bahwa rekan-rekannya jadi sasaran amukan sejumlah anggota LSM KCBI.

“Tiba-tiba orang dari LSM KCBI datang marah-marah kepada guru Bimbingan Konseling (BK) bernama FAS didalam ruangannya,” jelasnya.

Baca Juga: Hari Ketiga Pencarian, Korban Tenggelam di Kalimalang Karawang Ditemukan

“Padahal guru berada didalam ruangan itu untuk membicarakan dan mengambil solusi terbaik dalam masalah ini (dana PIP)” lanjutnya.

Tentu, Kepsek SMAN 1 Kabanjahe yang mengetahui aksi penggerudukan tersebut tidak terima rekan-rekannya diperlakukan demikian.

Oleh karena itulah, Eddyanto mengambil langkah hukum untuk menindak lanjuti sikap arogansi anggota LSM KCBI tersebut.

Baca Juga: Ternyata, Puluhan Siswa Keracunan di Tlanakan Pamekasan Imbas Bakteri, Penyajian Tak Sesuai Standar

“Mengenai kasus pengancaman terhadap ibu FAS selaku guru Bimbingan Konseling (BK) sudah dilaporkan ke Polres Karo dan saat ini masih dalam proses,” terangnya.

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android/ Versi iOS

Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:

Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov

Silahkan baca artikel dengan nuansa serupa dari penulis: Muhammad Zafran

Demikianlah kasus dugaan bullying siswi SMAN 1 Kabanjahe yang berujung penggerudukan oleh LSM KCBI. ***