POJOKSATU.id - Selain menerapkan pembatasan operasional angkutan barang, pada momen libur panjang Imlek dan Isra Mi'raj ini, petugas kepolisian juga menerapkan rekayasa lalu lintas.
Direktur Penegakkan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol Raden Slamet Santoso menghimbau kepada seluruh Dirlantas dan personel, untuk terus waspada terhadap pergerakan kendaraan pada momen libur panjang Imlek dan Isra Mi'raj nanti.
Menurutnya, pada momen libur panjang ini, puncak liburan diperkirakan terjadi pada 25 dan 29 Januari 2025 nanti.
Oleh karena itu, anggota kepolisian diminta untuk konsentrasi terhadap penanganan arus mudik maupun arus balik, yang berfokus di jalan tol, arteri hingga penyeberangan.
Baca Juga: Tri Adhianto Bahas Percepatan Pembangunan Kota Bekasi, Bertemu Pramono Anung dan Rano Karno
Selain pengamanan lalu lintas, petugas juga diminta untuk fokus kepada arus lalu lintas di tempat perayaan keagamaan, baik yang merayakan Imlek maupun Isra Mi'raj.
Selanjutnya, keamanan di jalur-jalur wisata, pusat kuliner, pusat transportasi seperti bandara, terminal, serta stasiun juga menjadi fokus utama petugas.
Adapun rekayasa arus lalu lintas yang telah disiapkan oleh petugas, sifatnya yaitu contra flow, alih arus, hingga one way termasuk delaying.
Sementara Kepala Bagian (Kabag) Ops Korlantas Polri, Kombes Pol Aris Syahbudin menerangkan jika sistem pemantauan, baik jalur tol, arteri, maupun penyeberangan harus menjadi fokus petugas di lapangan.***



