POJOKSATU.ID- Sebuah ledakan dahsyat mengguncang kawasan pesisir Pantai Cibalong, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Ledakan tersebut terjadi pada harj senin pagi(12/5/25) antara pukul 09.00 hingga 10.00 WIB,di lokasi yang digunakan untuk pemusnahan peluru dan bom kadaluarsa.

Menurut Informasi yang didapat dari warga sekitar menyebutkan bahwa korban saat ini belum dapat diidentifikasi.

Sampai saat ini juga belum ada informasi resmi mengenai jumlah total korban meninggal dan selamat.

Kronologi Kejadian:

Menurut laporan dan keterangan warga sekitar lokasi, area Pantai Cibalong ini telah lama dijadikan sebagai lokasi pembuangan dan peledakan amunisi yang sudah kadaluarsa.

Baca Juga: Profil Kolonel Antonius Hermawan, Kepala Gudang Puspalad Tewas Usai Terkena Ledakan Pemusnahan Amunisi di Garut

Warga sekitar juga menyebut area tersebut sebagai "kampung peledakan" dan juga sudah terbiasa mendatangi lokasi setelah peledakan awal untuk mengumpulkan sisa-sisa material seperti besi,bekas selongsong peluru(piston), tembaga, dan kuningan yang dianggap dapat dijual kembali ke rongsokan.

Senin pagi saat sejumlah warga kembali melakukan aktivitas terjadi ledakan susulan yang menghantam mereka.

Diduga, warga tidak menyadari bahwa masih ada bahan peledak yang belum sepenuhnya meledak.

Informasi terbaru juga menyebutkan bahwa petugas yang sedang bersiap-siap untuk melakukan peledakan turut menjadi korban dalam insiden tersebut.

Hal ini mengindikasikan bahwa kecelakaan terjadi saat proses persiapan penanganan bahan peledak aktif sedang berlangsung.

Baca Juga: BRI Peduli Tebar Berkah Waisak, 1.000 Paket Sembako Disalurkan untuk Umat Buddha di Tangerang

Dalam video yang beredar di sosial media banyak warga mendatangi lokasi kejadian untuk melihat secara langsung prpses evakuasi korban dan melihat lokasi pasca kejadian ledakan yang banyak menyebabkan korban.

Salah satu warga bernama Rahma Yusmiawati mengungkapkan anggota keluarga yaitu pamannya nya menjadi salah satu korban meninggal akibat ledakan tersebut.

Sebagian korban ledakan kondisinya sudah hancur dan tidak bisa dikenali sehingga menunggu proses identifikasi dari pihak Rumah sakit.

Beberapa Ambulance beserta Tenaga medis dan petugas kepolisian setempat tiba di lokasi lngsung langsung memberikan pertolongan serta mengamankan lokasi kejadian ledakan agar masyarakat sekitar tidak terlalu mendekat dengan lokasi.

Untuk kronologis detailnya pihak kepolisian setempat belum memberikan klarifikasi secara resmi terkait dengan insiden ini.

Baca Juga: SPMB Jawa Barat 2025: Transformasi Sistem, Jalur Prestasi dan Inklusi untuk Pendidikan yang Lebih Adil dan Merata

Data sementara menyebutkan bahwa setidaknya 13 orang telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pameungpeuk.

Proses identifikasi korban masih berlangsung, dan korban yang belum teridentifikasi masih dalam proses identifikasi oleh pihak Rumah Sakit.***