POJOKSATU.id - Proses pemberangkatan jamaah haji Indonesia ke Arab Saudi terus berjalan hingga memasuki hari ke-24 operasional penyelenggaraan ibadah haji 2026.
Hingga 14 Mei 2026, tercatat sebanyak 395 kelompok terbang (kloter) dengan total 152.724 jamaah serta 1.577 petugas telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Sementara itu, pergerakan jamaah dari Madinah menuju Makkah juga terus berlangsung secara bertahap.
Baca Juga: BI dan Bareskrim Musnahkan 466 Ribu Lembar Uang Palsu, PN Se-Indonesia Ikut Hadir
Data terbaru menunjukkan sebanyak 353 kloter dengan total 136.422 jamaah dan 1.412 petugas sudah tiba di Kota Makkah.
“Alhamdulillah hari ini kita telah memasuki hari ke 24 masa operasional penyelenggaraan Ibadah Haji,” ujar Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, dalam konferensi pers Kamis, 14 Mei 2026.
Maria menjelaskan secara umum seluruh layanan haji Indonesia berjalan lancar mulai dari proses keberangkatan di tanah air hingga layanan di Arab Saudi.
Pemerintah terus memastikan kebutuhan jamaah terpenuhi, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, pelayanan kesehatan hingga pembinaan ibadah yang dilakukan para petugas.
Selain itu, kedatangan jamaah gelombang kedua melalui Bandara King Abdul Aziz International Airport Jeddah juga terus meningkat.
Hingga kini tercatat sebanyak 120 kloter dengan total 45.914 jamaah dan 481 petugas telah tiba melalui Bandara Jeddah.
Tak hanya jamaah reguler, pemerintah juga memantau kedatangan jamaah haji khusus yang jumlahnya sudah mencapai 10.535 orang.
Seluruh jamaah nantinya akan menjalani tahapan ibadah menuju fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina atau Armuzna.
Menjelang fase penting tersebut, pemerintah mengimbau jamaah mulai mengatur aktivitas dan menjaga kondisi tubuh agar tetap prima.
Jamaah diminta membatasi kegiatan yang tidak terlalu mendesak supaya stamina tetap terjaga saat memasuki puncak ibadah haji.
Baca Juga: Nobar Film Pesta Babi Dibubarkan, Puan Maharani Minta Penjelasan dan Soroti Prosedur Penindakan
Di sisi lain, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi juga terus mematangkan berbagai layanan Armuzna.
Persiapan yang dilakukan meliputi kesiapan tenda, transportasi hingga pengaturan pergerakan jamaah agar seluruh proses ibadah berjalan lancar dan aman.
Ibadah haji memang bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan kesabaran dan ketahanan diri.
Karena itu, menjaga kesehatan dan kekompakan menjadi bagian penting agar seluruh jamaah dapat menuntaskan ibadah dengan nyaman dan kembali ke tanah air membawa predikat haji mabrur.***




