POJOKSATU.id - Relawan Gerakan Anak Negeri terus bergerak menyisir wilayah terisolir untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi penyintas bencana.

Gerakan yang dimulai di Tapanuli Selatan pada 30 November 2025, setiap hari, tim relawan mengobati ratusan warga, pengungsi dan penyintas bencana.

Kamis 11 Desember 2025, tim telah mengobati hampir 200 penyintas bencana di 2 lokadi berbeda.

Baca Juga: Terdampar 14 Hari! Warga Korban Banjir Bandang Aceh Tengah Harus Bayar Mahal Rp150 Ribu untuk Keluar Lewat Danau

Yakni Desa Jago-Jago dan Desa Gunung Kelambu, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kendati demikian, aksi kemanusiaan Gerakan Anak Negeri masih akan terus mendatangi lokasi lain.

Dengan menyisir wilayah yang minim terjangkai petugas medis di wilayah Tapanuli Tengah.

Bagi pembaca yang ingin ikut mengambil peran, silakan membuka tautan donasi melalui  teks ini ==> Gerakan Anak Negeri

Rencananya, Gerakan Anak Negeri akan melakukan aksi kemanusiaan di Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Ini merupakan wilayah yang pernah menjadi pusat perdagangan kuno dan pintu masuk IsIam pertama di Nusantara.

"Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat. Saat ini yang dibutuhkan penanganan pasca bencana," ungkap Penanggung jawab Gerakan Anak Negeri, Hazairin Sitepu, Jumat 11 Desember 2025.

Baca Juga: Perusahaan Sawit Bisa Kehilangan Lahan! Prabowo Siapkan Aturan Paling Berani

Tim Gerakan Anak Negeri akan memberikan layanan kesehatan di Desa Kampung Mudik, Kecamatan Barus.

Rencananya akan ada dua wilayah yang akan dijadikan sebagai layanan kesehatan.

"Yang pertama titiknya bisa diakses oleh kendaraan roda empat, dan satu titik lainnya hanya dapat diakses oleh kendaraan roda dua," paparnya.

Hazairin menyebut, sebelumnya memang pernah ada bantuan medis untuk warga Barus, namun dikirimkan melalui helikopter, sehingga dikhawatirkan diagnosisnya tidak tepat.

"Oleh sebab itu, Kecamatan Barus menjadi salah satu wilayah yang akan kita kunjungi hari ini," papar dia.

Baca Juga: Perusahaan Sawit Bisa Kehilangan Lahan! Prabowo Siapkan Aturan Paling Berani

Berdasarkan data kemarin, di Desa Jago-Jago, tim GAN memberikan pelayanan kesehatan kepada 65 pasien.

Dengan rincian, 64 pasien non-trauma, dan 1 pasien luka infeksi.

Sedangkan di Desa Gunung Kelambu, tim melayani total 113 pasien.

Bagi pembaca yang ingin ikut mengambil peran, silakan membuka tautan donasi melalui  teks ini ==> Gerakan Anak Negeri

Dengan rincian 110 pasien non-trauma, 1 pasien luka ringan, dan 2 pasien pengobatan alternatif Cimande.

Total, ada 178 pasien yang telah diberikan layanan kesehatan oleh tim Gerakan Anak Negeri di 2 lokasi tersebut.

Petugas penyuluh KB Kecamatan Badiri, Rizwan Irawan mengatakan, masyarakat sangat terbantu dengan adanya posko kesehatan dari tim Gerakan Anak Negeri.

Baca Juga: Perusahaan Sawit Bisa Kehilangan Lahan! Prabowo Siapkan Aturan Paling Berani

Sejak pertama hari bencana, bantuan logistik sudah disuplai pemerintah dan swasta tapi belum ada layanan kesehatan yang didapatkan warga.

"Jadi dua minggu pasca banjir, kalau makanan, sembako, itu alhamdulillah ada dari pemerintah dan swasta membantu," kata Rizwan.

Karena itu, pelayanan kesehatan Gerakan Anak Negeri sangat dinantikan warga.

"Kita bersyukur sekali dengan adanya Gerakan Anak Negeri yang melakukan pengobatan," tandas dia.***