POJOKSATU.ID - Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka sedang melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Dalam kunjungan tersebut Wapres mengunjungi beberapa daerah yang ada di Sumut.
Pada Senin (23/12/2024), Wapres berkeliling melihat progres Gedung Warenhuis yang berada di kawasan Kesawan, Jalan Hindu, Kota Medan.
Dimana Gedung Warenhuis akan dijadikan sebagai situs cagar budaya di Sumut.
Selanjutnya, Wapres mengunjungi kawasan Belawan dan Kabupaten Langkat. Berikut cuplikan kunjungan Wapres di Sumut, pada Selasa (24/12/2024):
1. Tinjau Desa Bahari, Belawan
Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau penanganan masyarakat miskin ekstrem di Desa Bahari, Belawan, Kota Medan, Selasa (24/12/2024).
Selain itu, Wapres juga memberikan bantuan pangan untuk masyarakat sekitar yang tergolong miskin dan miskin ekstrem.
Ada beberapa penataan yang telah dilakukan di Desa Bahari, Belawan antara lain pembangunan rusun, pembersihan, dan pembangunan taman.
Baca Juga: Tangis Pak Tarno Pecah, Ria Ricis Datang dan Borong Barang Dagangannya
Pj Sekdaprov Sumut Effendy Pohan mengatakan ini bentuk sinergitas pemerintah pusat dan daerah dalam mengentaskan kemiskinan.
"Ini bentuk sinergitas kita, pusat dan daerah menyelesaikan kemiskinan, kita menyelaraskan program antara pusat dan daerah sehingga lebih banyak masyarakat yang kehadiran pemerintah," kata Effendy Pohan usai mendampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka ke Desa Bahari.
Jumlah masyarakat miskin Sumut pada Maret 2024 tercatat sebesar 1.288.000 jiwa, menurun 12 juta jiwa dari tahun sebelumnya.
Sedangkan untuk kemiskinan ekstrem berada di angka 0,78% pada Maret tahun lalu, menurun signifikan dibandingkan Maret 2022, sekitar 1,41%.
Baca Juga: Perut Terasa Kencang Saat Hamil? Berikut Penyebab Yang Harus Diketahui
"Kemiskikan merupakan permasalahan yang kompleks, mulai dari pendidikan, kesulitan mengakses layanan dasar, mengakses kesehatan, tapi kita percaya dengan bergerak bersama bisa menyelesaikan masalah ini," kata Effendy.
Sementara itu, Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution mengatakan, penataan kawasan Desa Bahari bekerja sama dengan Kemenetrian PUPR. Ada 12 Rusun yang telah terbangun dan telah ditempati masyarakat.
"Ada 12 saat ini dan sudah dihuni oleh masyarakat kita, bekerja sama dengan PUPR dan pihak swasta," kata Bobby Afif Nasution
Wapres RI Gibran sempat berkeliling di salah satu pemukiman Desa Bahari, dia juga menyapa warga secara langsung dan berdiskusi dengan masyarakat. Kebanyakan keluhan warga pada saat ini adalah masalah air bersih.
Baca Juga: Eks Pemain Chelsea Beri Ucapan Duka Cita Atas Meninggalnya Dokter Persib Bandung
2. Tinjau Tol Binjai-Pangkalanbrandan
Selanjutnya, Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau kondisi Jalan Tol Ruas Binjai-Pangkalanbrandan Langkat. Hal tersebut dilakukan dalam kunjungan kerjanya di Langkat, Selasa (24/12/2024).
Pj Sekdaprov Sumut yang turut bersama rombongan Wapres, mengunjungi pintu Tol Tanjungpura yang sudah beroperasi secara resmi pada September lalu.
Sejak Sabtu (21/12/2024) lalu, ruas Tanjungpura-Pangkalanbrandan juga sudah dibuka uji coba untuk masa libur Nataru.
Baca Juga: PKPKM dan KNPRI Desak Lippo Group Kembalikan Uang Korban Meikarta
Persentase kesiapan ruas Tanjungpura-Pangkalanbrandan sepanjang 19 Km, sebesar 99,46%.
Serta ruas Pangkalanbrandan-Langsa (Provinsi Aceh) yang sudah mencapai 49 Km dari total 73 Km, atau 76,31% untuk progres pembebasan lahannya.
Pj Sekdaprov Arman Effendy Pohan mengatakan, pembangunan jalan Tol Trans Sumatera telah memberikan dampak signifikan bagi mobilitas masyarakat dari berbagai sektor.
Termasuk juga iklim investasi yang berpotensi akan semakin membesar di provinsi ini.
Effendy Pohan menyampaikan, sejak keberadaan jalan tol mulai dari Kisaran-Medan-Pangkalanbrandan dan Pematangsiantar, akses masyarakat semakin mudah dan cepat.
Baca Juga: Waduh! 75 Persen Peserta PPPK 2024 di Instansi Ini Terancam Gagal Lolos, Bagaimana Nasibnya?
Khususnya ruas Tebingtinggi-Pematangsiantar-Sidamanik menuju Parapat Simalungun, mempersingkat waktu tempuh menuju objek wisata di daerah dataran tinggi tersebut.
Senada dengan itu, Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy turut menyampaikan apresiasi karena sebagai kabupaten yang berbatasan langsung dengan Provinsi Aceh, daerah ini akan bisa menjadi lebih maju, dimana potensi masuknya investasi ke daerahnya.
"Dengan keberadaan jalan tol ini, mempermudah dan memperlancar akses transportasi di Kabupaten Langkat. Apalagi daerah ini merupakan pintu gerbang perbatasan dengan Provinsi Aceh. Kita berharap, dengan dibukanya nanti akses ke Provinsi Aceh, akan memberikan manfaat dalam percepatan pembangunan di Sumatera Utara," ujar Faisal.
3. Dialog dengan Petani Langkat
Pj Sekdaprov Sumut, Effendy Pohan mendampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka berdialog dengan para petani di Kabupaten Langkat.
Hal itu berlangsung saat Wapres melakukan kunjungan kerja di Desa Aman Damai, Kabupaten Langkat, Selasa (24/12/2024).
Pada dialog tersebut ada berbagai permintaan yang disampaikan oleh petani. Mulai tentang irigasi, pupuk, mekanisasi, hingga harga produk pertanian.
“Nanti saya mohon Pak Menteri (Menteri Pertanian), Pak Bupati segera selesaikan permasalahan yang ada, dan sekali lagi ini butuh kerja sama yang baik dengan seluruh stakeholder terutama kelompok tani,” kata Wapres.
Wapres mengatakan, swasembada pangan merupakan fokus Presiden Prabowo Subianto. Presiden pun sering menekankan mengenai permasalahan irigasi, pupuk, benih, mekanisasi dan lainnya.
“Fokus kabinet merah putih ini jelas swasembada pangan, kesejahteraan petani, itu mengapa Pak Menteri intensif sekali turun ke lapangan, kita senang sekali bapak ibu banyak masukan, dan apapun permasalahan langsung disampaikan saja,” kata Gibran.
Selain berdialog dengan petani, Wapres juga menyaksikan penanaman padi di kawasan tersebut. Usai menyaksikan penanaman padi, Wapres juga menyerahkan bantuan alat pertanian pada petani.
Pj Sekdaprov Sumut Effendy Pohan mengapresiasi Wapres yang menerima permintaan para petani dan langsung meneruskannya ke instansi terkait.
“Sangat apresiasi, beliau menerima permintaan para petani, menerima beberapa masalah utama yang dialami para petani, memang masalah pertanian ini membutuhkan penyelesaian lintas sektor,” kata Effendy.
Effendy mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) sendiri memiliki program prioritas menjaga kemandirian pangan dengan terus meningkatkan produktivitas pertanian di Sumut.
Pemprov juga akan terus bersinergi dengan semua pihak guna menjaga kemandirian pangan di Sumut. ***




