POJOKSATU.ID - Mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (16/5/2025). 

Dalam kunjungannya itu, Jokowi berdiskusi langsung dengan para petani mengenai permasalahan yang mereka hadapi, terutama terkait hama lalat buah. 

Pertemuan dan diskusi itu berlangsung di Balai Desa Kuta Mbelin, Kecamatan Lau Baleng. Diskusi tersebut fokus pada upaya peningkatan produksi pertanian di kawasan Liang Melas Datas (LMD). 

Baca Juga: Ahmad Sahroni Desak Polisi Tangkap Admin dan Anggota Grup Facebook Fantasi Sedarah

"Sejak awal di sini ada problem, masalah jalan dan sudah bisa terselesaikan. Jeruk bisa dikirim cepat, dengan biaya transportasi lebih murah," ujar Jokowi kepada awak media. 

Namun, Jokowi menyadari bahwa masalah baru muncul, yaitu hama lalat buah yang menurunkan produksi jeruk secara signifikan. 

Untuk mencari solusi, ia melibatkan pakar pertanian dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Sumatera Utara (USU) dalam diskusi tersebut.

Baca Juga: Jokowi Gabung PSI Makin Menguat, Pengamat Sebut Kelas Mantan Presiden Harusnya Partai Besar

"Dicari solusinya, saya ingin membantu sedikit dari belakang. Persoalan petani bisa kurang, dan bisa diselesaikan dengan baik. Kita melibatkan pakar-pakar dari bidangnya, dari urusan lalat buah dari UGM, bibit unggul dari USU," jelas Jokowi.

Pada kesempatan itu, Jokowi menawarkan Salah satu solusi, yaitu penggunaan alat penangkap lalat buah. 

Baca Juga: Pencairan Tunjangan Sertifikasi Guru Triwulan II Tahun 2025: Dua Fakta Utama dan Klarifikasi Resmi dari Pemerintah

Jokowi berharap, dengan alat ini, produksi pertanian buah dapat meningkat dan petani dapat merasakan manfaat dari hasil pertanian yang berkualitas.

"Kita berharap ke depan produksinya meningkat, kualitasnya baik. Lalat buah bisa menurunkan produksi sampai 50 persen, sangat gede sekali. Kita kerja sama dengan pemerintah, pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dan pusat," kata Jokowi.

Jokowi juga menekankan pentingnya edukasi pertanian yang baik dan berkualitas kepada petani, yang merupakan program prioritas dari Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto, dalam sektor pangan dan energi.

Baca Juga: Namanya Terseret di Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Abraham Samad: Saya Tidak Ada Hubungannya!

"Kita edukasi petani, untuk pertanian yang baik, yang merupakan program Presiden, Bapak Prabowo Subianto untuk konsentrasi pangan dan energi," tutur Jokowi. ***