POJOKSATU.ID – Cek kronologi kasus dua kampus di Jawa Barat, Universitas Islam Bandung (Unisba) dan Universitas Pasundan (Unpas).
Seperti diketahui, kedua kampus tersebut baru saja mengabarkan luka dalam akibat aksi arogansi pihak kepolisian.
Yang mana, Unisba dan Unpas diketahui menjadi sarana pertunjukan gas air mata oleh sejumlah oknum polisi.
Baca Juga: Dua Remaja Kembalikan Tas Mewah Louis Vuitton Milik Istri Ahmad Sahroni, Uang Rp 5 Juta Isinya Aman
Berdasarkan informasi dihimpun, aksi tersbut dilakukan pihak kepolisian imbas kericuhan dalam aksi demo pada Senin (1/9/2025).
Sebagaimana halnya yang dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Instagram milik @info.mahasiswaunisba.
Dalam unggahannya, tampak jelas sejumlah aparat mengerahkan gas air mata ke dalam area kampus menjelang pertengahan malam.
Baca Juga: SNEYD MINING Sangat Menarik, Bergabunglah Sekarang dan Raih Keuntungan.
“Situasi sekitar pukul 23.30 di area kampus utama UNISBA Jl. Tamansari No.1,” jelas di-caption.
“Telah terjadi penembakan gas air mata oleh aparat ke daerah kampus UNISBA,” lanjut postingan.
Diketahui, aksi berujung penembakan gas air mata ini berawal dari pergerakan demonstrasi sejumlah mahasiswa di depan Gedung DPRD Jawa Barat.
Baca Juga: Dildo di Rumah Sahroni dan Ucapannya Kasar Sang Pejabat, Amarah Pecah Hingga Pembunuhan Karakter
Dalam aksi demonstrasi tersebut, para mahasiswa menuntut kebijakan anggota dewan agar kembali berpihak pada rakyat.
Namun, hal mengenaskan justru terjadi saat para pendemo dan para petugas polisi saling dorong dalam momentum tersebut.
Yang mana, aksi dorong itu semakin memuncak hingga beberapa di antaranya terpaksa mengambil tindakan represif.
Berdasarkan informasi dihimpun, terdapat sejumlah mahasiswa mejadi korban akibat bentrokan tersebut.
Tidak sampai di situ, amarah terus berlanjut hingga pihak kepolisian mengambil tindakan amoral dengan menyerang kampus Unisba dan Unpas menggunakan gas air mata.
Bukan main, mereka, para oknum berseragam tidak hanya menyasar gedung kampus saja, melainkan posko medis dan sejumlah awak masyarakat juga ikut menjadi korban.
Baca Juga: Siapa Dalang Kericuhan Aksi Demo Berujung Anarki? Ternyata Diduga Penggiat Media Sosial
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan langsung dari aparat yang terlibat dalam aksi bombardier tersebut. ***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Versi Android/ Versi iOS
Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:
Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov

.webp)

