POJOKSATU.id, DEPOK— Koordinator Bidang Sosial Politik (Koorbid Sospol) BEM UI, Hafiz Hernanda alias Bapis, dipukul orang tak dikenal (OTK) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (4/10/2026) malam.

BEM UI mengungkapkan kronologi penyerangan terhadap Bapis. Saat dipukuli oleh tiga orang, Bapis sempat diteriaki maling dan bergumul lima menit dengan pelaku.

Kepala Departemen Kajian Strategis BEM UI Namora Siahaan mengatakan, peristiwa itu terjadi setelah Hafiz selesai melakukan konsolidasi dengan sejumlah pihak terkait demo mengkritisi pemerintahan.

Saat itu, Hafiz hendak pulang menuju Depok, Jawa Barat. Hafiz meninggalkan lokasi konsolidasi sekitar pukul 23.30 WIB.

Baca Juga: Unsoed Buka Suara Kasus OTT KPK, BEM Kawal Proses Hukum, Aliansi Soedirman Melawan Gelar Aksi

Sekitar 20 menit kemudian, saat melintas di Jalan Tebet Dalam 9, sebuah sepeda motor tiba-tiba melaju dari arah berlawanan dan menendang motor yang dikendarai Hafiz hingga terjatuh.

"Sekitar pukul 23.50 itu tiba-tiba datang sebuah motor melaju kencang dari arah yang berlawanan, kemudian menendang motor Bapis hingga terjatuh," ujarnya saat ditemui di Balai Purnomo UI, Depok, Selasa (6/10/2026).

Hafiz yang terjatuh kemudian dihampiri seorang pria. Alih-alih langsung mengambil barang atau sepeda motor, pria tersebut disebut langsung memukuli Hafiz.

Menurut Namora, Hafiz dan pelaku sempat terlibat pergulatan selama sekitar lima menit. Dalam pergulatan itu, Hafiz berhasil menjatuhkan dan mencengkeram pelaku hingga tubuhnya berada di tanah.

Namun, situasi berubah ketika pelaku mengancam akan membunuh Bapis sambil meraba bagian dalam hoodie yang dikenakannya.

Baca Juga: Demo BEM UI Bubar Tak Sampai ke Bundaran HI, Tak Bisa Tembus Barikade Berlapis Polisi

"'Lu mau mati enggak? Lu mau mati di sini?', sambil meraba ke dalam hoodie-nya.

“Hafiz pun mungkin sedikit merasa panik ya. Dia pun melepaskan cengkeramannya dari orang itu, dan orang itu pun kemudian langsung menendang dan memukul Bapis," ungkapnya.

Tak lama kemudian, dua orang lain datang ke lokasi dan bergabung dengan pelaku. Ketiganya kemudian disebut memukuli dan meneriaki Bapis sebagai maling.

"Setelah kejadian tersebut, tiba-tiba orang tersebut bersama dengan dua orang rekannya mulai meneriaki Bapis sebagai maling. 'Oh ini ada maling, ada maling, ada maling,'" ucapnya.

Situasi tersebut sempat diwarnai cekcok singkat. Di tengah kondisi tersebut, pelaku disebut mengambil tas dan telepon seluler milik Hafiz.

Namun, Hafiz juga sempat merampas sebuah tas yang dibawa pelaku ketika keduanya bergulat.

Tas berupa goodie bag McDonald's tersebut berisi sejumlah barang, di antaranya sandal jepit hitam, sarung putih bermotif batik parang hitam, peci hitam, lakban hitam, sepasang sarung tangan lateks putih, dan korek api.

BEM UI mengaku belum mengetahui tujuan pelaku membawa barang-barang tersebut.

"Setelah itu Bapis pun sempat mengungsi ke area Sushimate. Dia pun mencoba dia pun meminjam ponsel dari orang yang ada di sana untuk mengontak kami. Dan kami pun datang dan kemudian membawa Bapis ke RS Tebet. Dan Bapis pun keesokan harinya dibawa ke RSUI untuk penanganan lebih lanjut," tuturnya.***