POJOKSATU.id, JAMBI—Seorang dosen cantik berusia 37 tahun bernama Erni Yuniati di Kabupaten Bungo, Jambi, tewas di tangan pacarnya sendiri yang juga anggota polisi, Bripda Waldi (22).
Dosen Akademi Keperawatan di Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio (IAKSS) Muaro Bungo ini ditemukan tewas di kamar rumahnya pada Sabtu siang (1/11) sekitar jam 13.00 WIB.
Kronologi penemuan jasadnya bermula dari kecurigaan rekan korban di IAKSS dimana sudah dua hari korban tak masuk kerja tanpa pemberitahuan sama sekali.
Baca Juga: Dosen Cantik Akper Bungo Ternyata Dihabisi Pacarnya Bripda Waldi, Selisih Umur Keduanya 15 Tahun
Rumah korban berlokasi di Perumahan Al-Kausar, Dusun Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi.
1.Kronologi Penemuan Korban
Korban ditemukan di kamar dengan kepala tertutup bantal . Penemuan ini menggegerkan warga sekitar dan segera dilaporkan ke pihak kepolisian.
Rekan kerja korban sengaja mendatangi rumah korban. Setelah beberapa kali memanggil dari luar dan tanpa jawaban, pintu rumah dibuka dan korban ditemukan sudah meninggal dunia.
Rekan korban lalu memberitahukan ini ke warga sekitar dan melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian.
Baca Juga: Giliran Sekjen PDIP Kritik Kereta Cepat Whoosh, Berulangkali Ibu Mega Mempertanyakan Itu
2. Hasil Visum
Hasil visum sementara yang dilakukan oleh tim medis forensik mengungkapkan adanya luka lebam pada wajah, kedua bahu, dan leher korban, serta luka di bagian kepala yang diduga akibat kekerasan fisik.
Selain itu, ditemukan cairan sperma di celana korban yang menguatkan dugaan bahwa korban mengalami pemerkosaan sebelum meninggal dunia.
Dokter forensik memperkirakan korban telah meninggal sekitar 12 jam sebelum ditemukan, dengan tanda-tanda awal pembusukan.
3. Motif Pembunuhan
Selain kekerasan fisik dan pemerkosaan, kasus ini juga melibatkan motif perampokan. Satu unit mobil dan sepeda motor milik korban hilang dari rumahnya.
Polsek Muara Bungo bersama Tim Inafis Polres Bungo melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti-bukti, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi.
4. Penangkapan Bripda Waldi
Pada Minggu, 2 November 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, polisi menangkap terduga pelaku yang merupakan anggota Polres Tebo yaitu Bripda Waldi yang masih berusia 22 tahun.
Pelaku ditangkap di rumah kontrakan di Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, bersama dengan satu unit mobil putih milik korban yang dibawa pelaku setelah kejadian.***




