POJOKSATU.ID – Cek kronologi lengkap kasus Resmareta (23) mahasiswi Universitas Bengkulu.
Seperti diketahui, nama Resmareta belakangan ini tengah ramai jadi perbincangan publik di media sosial.
Tidak lain, hal ini terjadi usai mahasiswi Universitas Bengkulu tersebut dinyatakan telah meninggal dunia.
Baca Juga: Jangan Patah Semangat! Belum Lolos Jalur Prestasi SMA Unggul? Masih Ada 6 Pilihan Jalur SPMB Lain
Berdasarkan informasi dihimpun, Resmareta ditemukan tewas mengenaskan dengan luka tusukan di dalam rumahnya.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media radarkediri.jawapos.com pada Sabtu (14/6/2025).
Dalam artikelnya, Resmareta dikonfirmasi telah meninggal dunia usai menjadi korban pembunuhan Orang Tidak Dikenal (OTK).
Baca Juga: Pengumuman Penting! Hasil Seleksi Jalur Prestasi SMA Unggul SPMB Lampung TA 2025/2026 Sudah Keluar
“RR yang merupakan mahasiswi ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dengan sejumlah luka tusuk ditubuhnya yang disebabkan oleh senjata tajam,” jelas dikutip.
Perlu diketahui, insiden ini bermula ketika Resmareta tengah berbincang dengan teman-temannya secara online pada Selasa (10/6/2025).
Yang mana, perbincangan itu terjadi saat korban tengah seorang diri di dalam rumah kawasan Dwi Tunggal, Curup, Rejang Lebong, Bengkulu.
Di tengah perbincangan, pelaku yang belum diketahui identitasnya tiba-tiba datang ke kediaman korban dengan senyap.
Mengetahui hal ini, Resmareta sontak mempertanyakan maksud dan tujuan kedatangan pelaku ke rumahnya.
“Ngapoi kau kesiko (ngapain kau ke sini)?,” ucap korban yang didengar teman-temannya lewat aplikasi dalam jaringan (daring).
Baca Juga: KAI Daop 3 Cirebon Berikan Bantuan Sebesar Rp 463 juta melalui Program TJSL Bina Lingkungan
Sontak saja, teman-teman korban yang mendengar hal tersebut langsung bergegas ke kediamannya.
Tidak lain, hal ini mereka lakukan lantaran terpaut khawatir dengan keadaan, mengingat Resmareta sedang sendirian.
Alih-alih demikian, teman mahasiswi Universitas Bengkulu itu justru terkejut usai tiba di kediaman korban.
Baca Juga: Penyetaraan atau Inpassing Guru Non PNS Tahun 2025! Begini Kata Puslapdik yang Atur Tunjangan
Sebab, mereka melihat Resmareta sudah dalam keadaan mengenaskan dengan kucuran darah dari dalam tubuh akibat luka tusukan.
Mengetahui hal ini, mereka bergegas melaporkan kejadian kepada pihak kepolisian guna menelusuri lebih dalam.
Lebih lanjut, kasus ini turut ditanggapi langsung oleh Kasi Humas polres Rejang Lebong, AKP Sinar Simanjuntak.
Baca Juga: Tunjangan Sertifikasi Guru Triwulan 1 2025 CAIR, Ternyata Ada Daerah Masih Pencairan Triwulan 4 2024Baca Juga: Tunjangan Sertifikasi Guru Triwulan 1 2025 CAIR, Ternyata Ada Daerah Masih Pencairan Triwulan 4 2024
Sinar menuturkan bahwa penyebab kematian korban ini diduga kuat berkaitan dengan tindak pembunuhan.
“Dugaan kuatnya dibunuh, jadi korban pembunuhan,” ujarnya usai melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Berdasarkan keterangan teman-teman korban yang kini menjadi saksi kasus, Sinar mengambil hipotesa bahwa pelaku kemungkinan besar memiliki hubungan dengan Resmareta.
Baca Juga: Ono Surono Dukung Langkah Dedi Mulyadi untuk Larang OPD Gelar Rapat di Hotel
Sebab, pelaku yang masih belum diketahui identitasnya ini dengan mudah masuk dan keluar dari kediaman korban.
Terlebih, ungkapan keterkejutan korban saat melihat pelaku yang tiba-tiba berada di rumahnya juga memperkuat dugaan.
“Jadi kita menduga pelakunya orang dekat atau dikenal oleh korban, karena pelakunya ini masuk dan keluar lewat pintu depan,” ucapnya.
Hingga kini, kasus tersebut masih tengah diproses lebih lanjut oleh para penyelidik guna mengungkap identitas pelaku. ***



