POJOKSATU.ID – Cek kronologi kasus siswa SMPN 1 Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) di bawah ini.
Seperti diketahui, belakangan ini publik tengah dihebohkan dengan skandal pelecehan yang terjadi di dalam ruang lingkup sekolah tersebut.
Tidak lain, hal ini terjadi usai salah satu murid mengaku telah dilecehkan seorang oknum guru pria di SMPN 1 Pinrang.
Baca Juga: Momen Acep Jamhuri Tampil ke Publik Setelah Pilkada Karawang
Ditambah, korban tindak asusila ini disinyalir lebih dari satu orang dan selalu menargetkan murid lak-laki.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Instagram milik @bugisshare pada Senin (15/9/2025).
Dalam unggahannya, salah satu pengguna akun yang mengaku siswa SMPN 1 Pinrang turut membeberkan kasus tersebut.
Baca Juga: 3 Tahun Wuling Air ev di Indonesia, Kini Hadir dengan Varian Terbaru yang Lebih Futuristik
“Saya salah satu siswa di SMPN 1 Pinrang mengeluhkan adanya pelecehan yang dilakukan guru pria di sekolah kami,” cuitnya.
“Tindakan ini sudah berlangsung lama, dan targetnya selalu siswa laki-laki,” lanjut P, korban pelecehan oknum guru.
Usut punya usut, aksi bejat ini ternyata tidak hanya menyasar ke para murid SMPN 1 Pinrang saja.
Baca Juga: Selegram Cirebon Inisial IS di Polisikan
Melainkan, beberapa alumni dari sekolah serupa juga disebut menjadi korban tindak asusila pelaku.
Bahkan, alumni itu disebut P kerap kali mengalami gangguan mental hingga berujung melakukan percobaan bunuh diri.
“Banyak korban namun sedikit yang berani bicara. Ada 4 termasuk saya. Ada yang sudah alumni,” jelasnya.
Baca Juga: Telkom Hadirkan Air Bersih untuk Bonokeling: Jawaban di Tengah Kekeringan
“Dia bilang saking malunya sudah beberapa kali mencoba untuk bunuh diri,” lanjut P dalam unggahan.
Diketahui, korban pelecehan ini lebih milih menyampaikan keluh kesahnya lewat media sosial daripada ke pihak sekolah.
Sebab, sebelumnya P diketahui sudah melaporkan ke Bimbingan Konseling (BK), namun tidak kunjung mendapat tanggapan.
Baca Juga: Pencairan TPG TW3 Tahun 2025 Masih Tersendat, Guru Desak Realisasi Tunjangan 100 Persen
“Sudah ada yang melapor ke BK dan Kepsek dan katanya nanti ditindaklanjuti tetapi sampai sekarang tidak ada kepastian,” terangnya.
“Jadi kami korban muak dan sangat terganggu konsentrasi belajar kami,” lanjut keterangan korban.
Kendati demikian, tidak lama setelah kasus tersebut viral, pihak sekolah dikabarkan telah mengambil langkah tegas.
Di mana, oknum guru pria SMPN 1 Pinrang yang jadi pelaku pelecehan seksual itu disebut sudah dinonaktifkan. ***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Versi Android/ Versi iOS
Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:
Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov



