POJOKSATU.ID - Cek kronologi kasus satu keluarga tewas di Musi Rawas, Sumatera Selatan yang tengah menghebohkan publik.
Seperti diketahui, kasus mengenaskan kembali terjadi menyeret satu keluarga yang menjadi korban keracunan.
Di mana, para korban diketahui terpapar asap genset yang menyebabkan mereka harus dilarikan ke rumah sakit.
Baca Juga: Rachel Vennya Kecewa Berat dengan Jessica Felicia : Sudah Dibantu Malah Fitnah
Berdasarkan informasi beredar, 3 dari anggota keluarga yang berjumlah 5 orang dinyatakan telah meninggal dunia.
Sebagaimana yang dikutip Pojoksatu.id dari portal media jawapos.com pada Sabtu (1/3/2025) terkait kasus tersebut.
Dalam artikelnya, korban yang dinyatakan tewas mengenaskan tidak lain meliputi sepasang suami istri.
Ditambah, salah satu anaknya yang masih berusia dini juga ikut menjadi korban usai terpapar asap beracun tersebut.
“Yayan Irama (38), Reni Hartati (35), dan AN (6) anak pelajar kelas 1 SD meninggal dunia,” jelas dikutip.
Hal ini juga turut ditanggapi oleh Kapolres Musi Rawas AKBP Andi Supriadi yang mengungkap kronologi kasus tersebut.
Baca Juga: BBM di SPBU Aman! LEMIGAS Buktikan Kualitasnya
Andi menuturkan bahwa insiden ini terkuak usai mertua dari pasangan suami-istri tersebut melaporkan kejadian ke pihak kepolisian pada Kamis (27/2/2025).
Dalam laporannya, saksi yang berinisial ZN (63) mengetahui keluarganya tertimpa musibah usai ponsel milik korban tidak dapat dihubungi.
Saksi yang mengetahui hal ini sontak bergegas ke rumah korban untuk mengetahui pasti kondisi keluarganya tersebut.
Baca Juga: Geger! Kades Liang Pematang Deli Serdang Hilang Misterius di Jurang Jembatan
Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), orang tua korban sepasang suami-istri itu dibuat terkejut usai melihat cucunya tengah dalam kondisi mengenaskan.
Andi menyebutkan bahwa hal ini diketahui ketika saksi melihat isi rumah keluarganya melalui jendela yang tengah terbuka.
Alhasil, mertua korban yang mengetahui hal ini sontak meminta bala bantuan kepada warga sekitar untuk masuk paksa ke dalam rumah.
Baca Juga: Apakah Ngupil Dapat Membatalkan Puasa? Ternyata Ini Hukumnya Menurut Islam
“Lalu saksi, mengintip dari jendela dan mendapati tiga anak korban tergeletak di ruang keluarga,” jelas dikutip.
“Mendapati hal tersebut lalu saksi ZN, meminta bantuan warga dan perangkat desa untuk mendobrak pintu rumah korban,” lanjutnya.
Saksi yang berhasil masuk ke dalam rumah tersebut sontak bergegas melarikan para korban ke rumah sakit terdekat.
Tentu, hal ini dilakukannya guna mengetahui penyebab pasti para korban yang ditemukan dalam keadaan tidak sadar.
Namun, mertua korban ini justru dikejutkan dengan pernyataan pihak rumah sakit yang menyatakan bahwa Yayan (suami) telah meninggal dunia.
Tidak lama setelahnya, salah satu anak beserta istri dari Yayan juga tidak dapat ditolong lebih lanjut oleh pihak rumah sakit.
Baca Juga: Sritex Resmi Tutup: Raksasa Tekstil Asia Tenggara Berakhir di Tangan Kurator
“Setelah tiba di rumah sakit, dilakukan pemeriksaan petugas kesehatan. Yayan dinyatakan telah meninggal dunia,” jelasnya.
“Sekitar pukul 23.30 WIB, korban meninggal dunia bertambah satu orang yakni, AN. Kemudian, keesokan harinya Reni (istri) juga meninggal dunia,” lanjutnya.
Namun, 2 orang anak lainnya diketahui masih menjalani perawatan medis usai sempat dinyatakan kritis.
Lebih lanjut, Kapolres Musi Rawas yang menangani kasus ini berhasil menemukan pemicu para korban meninggal dunia.
Hal ini diketahui oleh Andi usai dirinya dan jajaran penyidik melakukan olah TKP di rumah satu keluarga tersebut.
Andi menjelaskan bahwa dugaan kuat korban meninggal dunia tidak lain lantaran terpapar asap dari mesin genset.
Baca Juga: iPhone 16e Resmi Meluncur! Cek Spesifikasi, Harga, dan Pajaknya di Indonesia
Di mana, mesin yang menggerakkan pembangkit listrik itu diketahui berada di dalam rumah dengan keadaan menyala.
Alhasil, satu keluarga yang menghirup asap genset tersebut mengalami hal mengenaskan lantaran keracunan.
Hal ini diperkuat oleh penjelasan pihak rumah sakit yang menemukan zat kimia di dalam tubuh para korban.
Baca Juga: Berpuasa Tapi Gak Sengaja Makan, Lanjut Puasa Atau Batal? BERIKUT DALILNYA
“Berdasar hasil pemeriksaan, di tubuh korban ada kerusakan organ dalam akibat zat kimia,” pungkansya.
“Kemudian sinopsis infeksi yang menyeluruh pada saluran pernapasan, serta multiple organ failure,” lanjutnya. ***



