POJOKSATU.ID – Cek kronologi kasus Rudi S Gani (49), pengacara senior yang ditembak Orang Tak Dikenal (OTK) di Sulawesi Selatan.
Seperti diketahui, sosok Rudi S Gani belum lama ini dikabarkan telah meninggal dunia usai ditembak menggunakan senjata api (senpi).
Yang mana, hal ini terjadi ketika pengacara senior tersebut sedang berada di kediamannya bersama keluarga.
Baca Juga: 8 Urutan Klan Terkuat di Anime Naruto Shippuden!
Namun, momen hangat kumpul bersama keluarga ini justru berakhir tragis dengan meninggalnya sosok Rudi S Gani.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media disway.id pada Kamis (2/1/2025) yang mengungkap kasus tersebut.
Dalam artikelnya, Rudi dikonfirmasi menjadi korban penembakan OTK saat tengah kumpul bersama keluarga.
Baca Juga: 10 Hari Usai 18 Rumah Hangus di Tambangan Tonga, Sampah Sisa Kebakaran Belum Juga Dibersihkan Pemkab
Tidak heran, pihak keluarga korban yang mengetahui pengacara senior tersebut ditembak sontak memberi respon panik.
Pasalnya, penembakan yang dilakukan OTK ini diketahui sama sekali tidak memberikan tanda apapun dalam melancarkan serangan.
Hal ini juga turut ditanggapi oleh Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra yang mengonfirmasi kasus tersebut.
Baca Juga: Meski Banyak Dibuat, Ternyata China Larang Masyarakatnya Nyalakan Petasan Saat Tahun Baru
Rayendra mengungkapkan kejadian bermula ketika pengacara senior tersebut tengah berkumpul bersama keluarga.
Yang mana, korban dan keluarganya menggelar acara makan bersama pada Selasa (31/12/2024) saat malam tahun baru.
Namun, tiba-tiba istri korban mendengar suara tembakan dari ruangan tempat Rudi berada pada saat kejadian.
Baca Juga: Sarankan Tetap Sekolah selama Ramadan, Ketua MUI : Puasa dan Pendidikan Tak Perlu Didikotomis
Diketahui, saat kejadian berlangsung posisi korban disinyalir berada di ruangan yang berbeda dengan istrinya.
“Pada saat makan istrinya tiba-tiba terdengar suara letusan sebanyak 1 kali dari arah luar ruangan,” jelasnya.
“Setelah letusan tersebut terjadi korban sudah tergeletak dengan kondisi berlumuran darah pada bagian muka,” lanjutnya.
Baca Juga: Bongkar 5 Kekuatan Uchiha Sarada yang Sering Dianggap Beban Tim 7
Oleh karena itu, istri korban yang mengetahui hal tersebut sontak memanggil bala bantuan untuk membawa Rudi ke puskesmas terdekat.
Namun, sosok pengacara senior asal Sulawesi Selatan ini tidak dapat tertolong usai dirinya tiba di puskesmas.
“Meninggal di Puskesmas. Hasil pemeriksaan di Puskesmas Lappariaja ditemukan luka terhadap diri korban,” ucap Rayendra.
Kini, kasus korban tengah ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian untuk mengetahui dalang serta motif penembakan tersebut terjadi. ***



