POJOKSATU.ID – Cek kronologi kasus kecelakaan tunggal dan beruntun di kawasan Cianjur, Jawa Barat.
Seperti diketahui, belum lama ini publik tengah dihebohkan dengan insiden kecelakaan tunggal yang terjadi pada sebuah truk.
Tidak hanya itu, insiden tersebut juga diperkeruh oleh adanya kecelakaan beruntun di kawasan serupa seperti peristiwa pada sebuah truk tersebut.
Berdasarkan informasi beredar, pemicu kecelakaan ini terjadi lantaran kelalaian sopir truk yang mengantuk hingga adanya kendala rem blong.
Sebagaimana halnya yang dikutip Pojoksatu.id dari portal media jpnn.com pada Minggu (16/3/2025).
Dalam artikelnya, Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Hardian Andrianto turut mengonfirmasi kasus tersebut.
Hardian menuturkan bahwa kecelakaan tunggal dan beruntun itu terjadi dalam waktu yang berdekatan.
Seperti diketahui, kecelakaan ini terjadi di kawasan Jalan Raya Cugenang-Cianjur pada Sabtu (15/3/2025) sekitar pukul 05.20 WIB.
Yang mana, kecelakaan beruntun itu bermula lantaran adanya insiden tunggal sebuah truk di wilayah serupa.
Berdasarkan informasi dihimpun, pemicu kecelakaan tunggal sebuah truk itu terjadi lantaran sang sopir mengantuk.
Sehingga, truk muatan yang dibawa sopir tersebut mengalami ketidakstabilan dan berujung menghantam pembatas jalan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Satu jalur dua kejadian kecelakaan dengan lokasinya berdekatan. Sebelum terjadi tabrakan beruntun sempat terjadi kecelakaan tunggal,” ucapnya.
“Ketika truk hilang kendali menghantam pagar pembatas dan pohon di pinggir jalan hingga ringsek,” lanjutnya.
Kasus ini juga turut ditanggapi oleh salah seorang saksi bernama Fajar yang melihat kecelakaan tersebut terjadi.
Fajar menuturkan bahwa kecelakaan beruntun bermula tidak lama setelah insiden sopir truk mengalami laka tunggal.
Diketahui, hal ini disebabkan lantaran adanya sebuah truk mengalami rem blong saat para pengendara mengalami kemacetan.
Bukan tanpa sebab, kemacetan itu terjadi lantaran adanya insiden kecelakaan tunggal sebuah truk muatan.
“Selang beberapa menit kecelakaan kembali terjadi ketika truk diduga rem blong,” jelas Fajar.
“Menghantam sejumlah kendaraan yang terjebak antrean akibat kecelakaan tunggal di jalur yang sama,” lanjutnya.
Bukan main, akibat dua kasus kecelakaan tersebut mengakibatkan salah satu orang meningggal dunia.
Diketahui, korban kecelakaan yang tewas itu berasal dari sang sopir yang mengalami kecelakaan tunggal sebelum insiden beruntun terjadi.
Sedangkan, pera pengguna kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun masih menjalani perawatan di puskesmas terdekat.
Berdasarkan informasi dihimpun, korban yang terlibat dalam kecelakaan beruntun itu tidak lain empat unit truk sarat muatan, satu bus, dan sebuah sepeda motor. ***



