POJOKSATU.ID – Cek kronologi kasus AKP I Made Juni Artawan, Kasat Lantas Polresta Pekanbaru di bawah ini.

Seperti diketahui, belum lama ini sosok Made Juni tengah ramai disorot usai tindakannya menuai kontroversial.

Di mana, dirinya dituding melakukan pencitraan lewat konten yang di unggahnya di media sosial.

Baca Juga: Gen Z Rentan Terjebak Investasi Berisiko Tinggi, Pakar Keuangan Ingatkan Pentingnya Literasi Finansial

Dalam konten tersebut, terlihat jelas Kasat Lantas Polresta Pekanbaru itu tengah menolong korban kecelakaan di kawasan Pekanbaru, Riau.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @randomable pada Minggu (2/3/2025).

Dalam unggahannya, Made Juni terekam jelas tengah membantu salah seorang pengendara sepeda motor.

Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Percepatan Pembangunan Kembali Pasar Ciamis

Yang mana, pertolongan teresebut dilakukan lantaran sang pengendara terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil.

“Kasat Lantas Polresta Pekanbaru AKP I Made Juni Artawan membantu pengendara sepeda motor,” jelas di-caption.

“Yang tabrakan dengan mobil di kawasan Bundaran Zapin, Pekanbaru, Riau,” lanjut dalam unggahan.

Baca Juga: 3thre_brothers: Mengubah Hobi Jadi Cuan di Industri Kreatif Lokal dengan YouTube Shopping Affiliates dan Shopee

Namun, unggahan konten yang memperlihatkan Made Juni menolong warga ini justru dicecar publik.

Dikarenakan, salah satu pengguna media sosial yang diduga korban kecelakaan pengendara sepeda motor memberi penjelasan dalam unggahan konten tersebut.

Di mana, dirinya merasa tidak mendapat pertolongan sama sekali oleh Made Juni selaku polisi yang bertugas kala itu.

Baca Juga: Kisah KETEGUHAN Khabbab bin Arats Memilih Agama Allah Meski MENDAPAT SIKSAAN, Allah Memberikan BALASAN KEKEJAMAN Berupa Penyakit yang TAK DISANGKA

Sosok yang diduga korban ini juga mengungkapkan bahwa dirinya merasa dirugikan atas kecelakaan tersebut.

Sebab, aparat kepolisian yang sempat menolongnya ketika mengalami kecelakaan tidak membantu ia sepenuhnya.

“Saya sudah meminta bantuan ke pos polisi, tapi justru disuruh membawa penabrak ke kantor polisi,” cuit akun @supayam.

Baca Juga: PT Sritex Tutup! Ribuan Pekerja Terdampak, Kurator Ambil Alih Pengelolaan Aset

“Sementara itu, pengendara mobil tidak mau, dan polisi pun tidak ada yang mau membantu,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, korban yang mengalami kecelakaan ini juga terlibat cekcok dengan pengemudi mobil.

Bukan main, dirinya terlibat konflik usai mengalami kecelakaan dengan pelaku pemilik mobil hingga berjam-jam lamanya.

Baca Juga: Jadi KEKASIH Allah Karena Rutin PUASA Dzulhijjah, Mengutamakan Ridha Allah Daripada DIRINYA SENDIRI, Diziarahi Rasulullah dan Para Sahabatnya

Padahal, sang pengendara sepeda motor ini sempat ditolong oleh Kasat Lantas Polresta Pekanbaru.

Terlebih, dirinya juga terbukti sebagai korban kecelakaan yang membuatnya mengalami kerugian.

Namun, pemilik akun @supayam yang diduga korban kecelakaan itu tidak mendapat pertolongan lebih lanjut dari para aparat kepolisian.

Baca Juga: 6 Fakta Kasus Rizky Kabah: TikToker yang Hina Profesi Guru, Kini Dilaporkan PGRI ke Polda Kalbar

Sebab, Made Juni yang sempat menolong korban kecelakaan ini sontak pergi meninggalkan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Itu saya. Mana ada berakhir damai? Saya masih berdebat dengan pemilik mobil, malah polisinya pergi begitu saja,” jelasnya.

“Saya berdebat dengan pemilik mobil hampir sejam, tetapi tidak mendapat ganti rugi sepeser pun,” lanjutnya.

Baca Juga: Hati-Hati! Tunjangan Profesi Guru Bisa Terancam: Ini Syarat Pembatalan yang Wajib Diketahui!

Tidak hanya itu, dugaan pencitraan ini semakin diperkuat usai utasan yang diduga korban kecelakaan dihapus dari kolom komentar.

Kendati demikian, hingga kini masih belum ada pernyataan lebih lanjut dari aparat kepolisian yang terlibat. ***