POJOKSATU.id, LAMPUNG— Kapolsek Negara Batin Polres Way Kanan Lampung, Iptu Lusiyanto, tewas di lokasi sabung ayam diduga ditembak anggota TNI. Satu bintara Polsek dan satu bintara Polres ikut jadi korban.

Ketiga polisi ini tewas diduga ditembak pelaku di bagian kepala hingga meninggal dunia.

Pelaku penembakan diduga oknum anggota TNI AD yang juga pemilik judi sabung ayam itu.

Identitas ketiga korban yakni Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto, Bintara Polsek Negara Batin Bripka Petrus Apriyanto dan Bintara Satreskrim Polres Way Kanan Bripda M Ghhalib Ganta.

Baca Juga: Tensi Tinggi Pertandingan Timnas Indonesia Lawan Bahrain, Erick Thohir Pastikan Suporter Bahrain Datang ke SUGBK, Tapi TIDAK BANYAK, Maksimal 5 Persen

Polda Lampung mengunggah kabar dukacita ini di akun Instagram-nya.

Peristiwa tragis ini terjadi di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung, Senin (17/3/2025) sekitar pukul 16.50 WIB.

Kronologi Penembakan 3 Polisi

Tiga polisi anggota Polres Way Kanan, Polda Lampung, gugur saat menggrebek lokasi judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan.

Ketiganya ditembak di bagian kepala oleh pemilik tempat judi sabung ayam diduga oknum anggota TNI.

Baca Juga: Ada Kejanggalan LHKPN Kader PDIP Deddy Sitorus, Istrinya Koleksi Tas Branded, KPK Diminta Turun

Polri langsung melakukan autopsi terhadap ketiga jenazah korban.

"Ketiga korban tersebut saat ini telah di evakuasi pada Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung dalam rangka autopsi dan pengusutan lebih lanjut," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Senin (17/3/2025).

Dikatakan Brigjen Trunoyudo, Polri sangat berduka mendalam atas gugurnya personel-personel terbaiknya dalam menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sebagai abdi masyarakat ini.

Kodam II Sriwijaya Buka Suara

Terpisah, Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar menyebut pihaknya masih menyelidiki informasi keterlibatan anggota TNI tersebut.

"Bahwa informasi yang ada sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut di lapangan," kata Eko kepada wartawan, Senin (17/3/2025).

Kolonel Eko memastikan jika ditemukan adanya keterlibatan oknum anggota TNI, maka akan diberi sanki. Dia meminta semua pihak untuk menunggu hasil dari penyelidikan.

"Untuk nantinya apabila ada keterlibatan oknum, kita pastikan akan ada sanksi-sanksi yang diberikan,” katanya.

“Terkait tentang isu yang sedang berkembang, dimohon untuk menunggu konfirmasi hasil penyelidikan/investigasi lebih lanjut," ucapnya lagi.***