POJOKSATU.id, BANDUNG—Polisi telah melakukan penyelidikan dan menemukan rekaman CCTV aktivitas guru SMK Sangkuriang 1 Cimahi, Dimas Yonathan Tarigan, beberapa saat sebelum gantung diri di flyover Cimindi.
Dari kronologi kejadian terlihat guru Dimas Yonathan terekam CCTV melompati pagar sekolah SMK Sangkuriang 1 Cimahi sekitar jam 1.25 WIB dinihari, Jumat (28/6).
Dimas Yonathan Tarigan memang berada di dalam sekolah itu sejak Kamis siang (27/6). Dan tidak pulang ke rumahnya atau dengan kata lain, Dimas menginap di dalam sekolah tempat dia mengajar.
Dari rekaman CCTV terlihat Dimas berada di sekolah pukul 15.00 WIB pada Kamis. Dan sampai dengan jam 17.00 hingga 19.00 WIB dia keluar sekolah sebentar.
Baca Juga: Berkunjung ke IPB University, Anak Perempuan The Yatim Village Lakukan Hal ini
Kemudian Dimas masuk lagi ke sekolah jam 21.00 WIB. Dimas tidur dan istirahat di sekolah tempat dia mengajar yaitu di SMK Sangkuriang 1 Cimahi.
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Abdul Rahman menerangkan bahwa rekaman CCTV memperlihatkan kalau Dimas Yonathan keluar dari area sekolah dengan memanjat pagar yang telah dikunci sekitar pukul 01.25 WIB, Jumat (28/6/2024) dini hari.
Dimas keluar area sekolah dengan jalan kaki dan tidak menggunakan motor. Motornya sengaja ditinggal di parkiran SMK Sangkuriang 1 Cimahi.
“Artinya pada jam 01.25 WIB ini yang bersangkutan menuju TKP, ke tempat gantung dirinya. Nah pada jam itu, yang bersangkutan keluar melompati pagar,” beber Kasat Reskrim.
Setelah ditelusuri dengan mengecek setiap CCTV di sekitar lokasi atau flyover Cimindi, guru Dimas Yonathan kembali tertangkap kamera dalam jarak 40 meter sebelum naik ke flyover dengan posisi masih seorang diri.
Terkait mulut dan mata korban yang dilakban, dugaan Kasat Reskrim, kemungkinan besar dilakukan sendiri oleh korban karena di lokasi kejadian ditemukan lakban.
Reskrim Polrestabes Bandung juga menemukan di ruangan kerja kantor SMK Sangkuriang 1 Cimahi sebuah tas ransel warna hitam milik korban yang didalamnya ada tali yang sama persis model warnanya yang dipakai korban untuk menggantung diri.
Dikatakan Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, penyidik masih mendalami terkait motif dari Dimas Yonathan Tarigan guru SMK Sangkuriang 1 Cimahi yang tewas gantung diri di flyover Cimindi.***




