POJOKSATU.ID - Warga Kampung Nangkot, Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.
Digegerkan oleh peristiwa berdarah yang menewaskan seorang pria berinisial D, Sabtu (15/11/2025) malam.
Korban tewas bersimbah darah setelah ditikam oleh adik iparnya sendiri yang berinisial IM. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.30 WIB di dalam rumah keluarga tersebut.
Baca Juga: Selain STAN, Kemenkeu Pastikan CPNS 2026 Terima Lulusan SMA, Beacukai Butuh 300 Tenaga Lapangan
Berdasarkan laporan lapangan yang dihimpun dari berbagai sumber, termasuk pantauan jurnalis Tribun Jabar di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi terkapar di balik pintu rumah bagian depan.
Seluruh tubuhnya dipenuhi luka tikaman, dengan darah memenuhi lantai rumah.
Situasi mencekam terlihat ketika keluarga dan warga sekitar berusaha memberikan pertolongan, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Kronologi bermula saat pelaku IM tengah bekerja membuat kerajinan panahan di bagian depan rumah.
Ketika itu, ia mendengar suara pertengkaran antara D dan istrinya. Menurut kesaksian warga bernama Irfan, pelaku awalnya berniat melerai perseteruan rumah tangga tersebut.
Namun niat baik itu berubah menjadi keributan baru ketika korban justru terlibat adu mulut dengan pelaku.
Baca Juga: Karier AI Makin Bergengsi, Ini Jurusan Kuliah yang Paling Diburu Calon Mahasiswa
Pelaku yang saat itu memegang pisau raut diduga gelap mata setelah cekcok semakin memanas.
Pisau yang seharusnya digunakan untuk kerajinan itu malah menjadi senjata mematikan.
IM menusukkan pisau ke bagian perut korban, lalu kembali mengarahkan serangan ke punggung dan leher korban hingga korban tersungkur tak bernyawa.
Baca Juga: 5.812 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Bupati Jeje Minta Jaga Nama Baik Pemda
Menurut laporan jurnalis Kiki Andriana, kejadian itu disaksikan langsung oleh sejumlah anggota keluarga, termasuk anak korban yang masih berusia remaja.
Kondisi tersebut membuat suasana di rumah korban semakin haru dan penuh kepanikan.
Keterangan warga lain bernama Tantan menyebut pelaku tidak sempat melarikan diri.
Usai kejadian, IM justru sempat berbicara dengan keluarga dan tetangga sebelum akhirnya diamankan polisi.
Baca Juga: Ultras Garuda Geram, Erick Thohir Akui Masih Banyak Kekurangan di PSSI
Petugas Polsek Jatinangor datang ke lokasi, melakukan olah TKP, dan membawa pelaku untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Sartika Asih, Bandung, untuk keperluan visum dan autopsi.
Hingga kini, polisi masih mendalami motif lengkap pelaku dan memeriksa saksi-saksi, termasuk keluarga yang berada di lokasi kejadian.
Warga menyebut korban baru dua hari tinggal di rumah tersebut bersama istrinya. Meski demikian, tidak ada catatan konflik sebelumnya antara korban dan pelaku.
Baca Juga: PAS Digelar Awal Desember, November Bersiap Ujian, Ini Tanggal Lengkap Sisa Waktu untuk Liburan
Insiden ini diduga murni dipicu niat pelaku untuk melerai pertengkaran rumah tangga yang berujung pada pertikaian baru.
Peristiwa ini menambah panjang daftar kasus kekerasan dalam lingkup keluarga yang berujung maut. Polisi menegaskan akan memproses kasus ini sesuai hukum berlaku.***




