POJOKSATU.id - Pengamat politik Rocky Gerung memberikan kritikan pedas terkait dengan bantuan goodie bag yang diberikan kepada korban banjir di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Bantuan goodie bag ini berasal dari Wakil Presiden (wapres) Gibran dan berlabelkan tulisan 'Bantuan Wapres Gibran'.

Isi goodie bag berwarna biru dengan gambar istana presiden tersebut mencakup beras, minyak goreng, gula dan juga teh.

Namun ternyata bantuan ini menuai sorotan tajam dari publik termasuk dari Rocky Gerung.

Rocky Gerung mengatakan bahwa salah satu tugas negara memang membantu rakyatnya yang terkena musibah.

Baca Juga: Ridwan Kamil-Suswono Kalah di Perhitungan Quick Count Pilkada DKI Jakarta 2024, Rocky Gerung: Jokowi Tekor Banyak

Bahkan negara sudah membentuk BNPD di setiap daerah untuk memberikan bantuan rakyat yang terkena bencana alam.

Namun menurut Rocky bantuan yang diberikan oleh Gibran tersebut justru dinilai kurang pantas.

Rocky menilai pemberian bantuan yang diberi label "Bantuan Wapres Gibran" sebagai sesuatu yang aneh dan tidak sesuai dengan etika birokrasi.

"Tugas negara membantu rakyat yang terkena musibah, bahkan sampai ke tingkat desa itu ada yang disebut BNPD," ujar Rocky Gerung dikutip dari YouTube pribadinya, Sabtu (30/11/2024).

"Sudah selesai aturan birokrasinya, aneh justru bila beredar goodie bag yang dibagikan pengungsi yang ada tulisannya sumbangan atau bantuan dari wapres Gibran itu konyol," imbuhnya.

Baca Juga: Dibongkar Rocky Gerung! 'Kesalahan' Timses Ridwan Kamil-Suswono yang Justru Jadi Berkah Bagi Pendukung Pramono Anung

Lebih lanjut Rocky menilai bahwa bantuan yang diberikan Gibran berasal dari uang rakyat yaitu melalui pajak.

Oleh karena itu, dia menilai tidak tepat jika bantuan tersebut dipersonalisasi dengan nama pejabat.

"Itu sumbangan dari pajak rakyat melalui negara untuk mereka yang terkena musibah, itu bukan sumbangan dari wapres gibran," ujarnya.

Selain itu, Rocky menyoroti tugas utama seorang wakil presiden yang seharusnya berfokus pada hal-hal strategis, seperti memantau pembangunan dan merancang kebijakan nasional.

"Tugas Gibran bukan disitu, tugas dia adalah memantau pembangunan, memantau desain plan kabinet, bukan membagikan itu, itu tugas ketua RT," pungkas Rocky Gerung.

***