POJOKSATU.id - Bukan cuma kredit konvensional yang menunjukkan pergerakan positif, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga tengah mendorong industri perbankan syariah agar memiliki lebih banyak pemain dengan skala usaha besar.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengungkapkan, pihaknya menargetkan setidaknya ada lima bank syariah di Indonesia yang mempunyai skala usaha mendekati PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

Target tersebut, kata Dian, sedang dalam proses dan diharapkan dapat terwujud paling lambat pada 2027.

"Saya ingin melihat ada lima bank yang paling tidak dekat dengan BSI, dan itu sedang mengarah ke sana. Nanti insya Allah mungkin kalau tidak 2026, 2027 realisasinya itu mungkin sudah tercapai," ujar Dian usai seremoni peluncuran Roadmap Pengembangan & Penguatan Perbankan Indonesia (RP3I), di Bali, Jumat, 2 Oktober 2026.

Dorongan memperbesar skala bank syariah tersebut muncul di tengah kinerja intermediasi perbankan yang masih menunjukkan pertumbuhan.

Pada Agustus 2026, total kredit yang disalurkan perbankan tercatat Rp9.178 triliun.

Angka tersebut tumbuh 13,56 persen secara tahunan atau year on year (YoY).

Pertumbuhan tersebut ditopang sejumlah jenis kredit.

Kredit investasi menjadi yang paling tinggi dengan pertumbuhan 25,11 persen YoY.

"Kredit investasi tumbuh tertinggi dengan 25,11% (YoY), diikuti kredit modal kerja 11,45% (YoY), dan kredit konsumsi 5,07% (YoY)," ujar Dian dalam Konferensi Pers RDKB, Senin 5 Oktober 2026.

Jika dilihat berdasarkan kelompok debitur, korporasi menjadi segmen dengan pertumbuhan kredit paling besar. Kredit korporasi meningkat 22,18 persen YoY.

Sementara itu, penyaluran kredit kepada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga masih tumbuh meski lebih terbatas, yakni sebesar 2,38 persen YoY.

Dari sisi kepemilikan bank, kelompok bank BUMN mencatat pertumbuhan kredit paling tinggi dengan angka 16,41 persen YoY.

Kinerja tersebut menunjukkan aktivitas penyaluran kredit masih bergerak positif.

Di sisi lain, OJK juga terus menyiapkan penguatan struktur industri agar perbankan syariah memiliki pemain dengan kapasitas yang semakin besar.

Dengan semakin banyaknya bank syariah beraset besar, industri tersebut diharapkan memiliki kemampuan usaha yang lebih kuat dan dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Target lima bank syariah dengan skala mendekati BSI pun menjadi salah satu arah pengembangan yang tengah didorong OJK dalam beberapa tahun ke depan.***