POJOKSATU.id, JAKARTA-- KPK tetap siap melakukan operasi penindakan apabila masih ditemukan praktik korupsi menjelang Lebaran 1447 Hijriah.
Menurut Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, pelaku korupsi tidak boleh beranggapan aparat penegak hukum akan berhenti bekerja saat mendekati hari raya.
Dia menegaskan, aparat penegak hukum di lembaganya tidak akan lengah hanya karena memasuki masa libur Lebaran.
“Sekarang mungkin masih ada beberapa hari ke depan ini, hari ke-25 Ramadan, berarti ada sekitar lima hari ke depan," kata Asep, Minggu 15 Maret 2026.
Baca Juga: Sering Undang Tokoh Agama dan Ketua Partai ke Istana, Jusuf Kalla Ingatkan Prabowo akan Hal Ini
"Jangan berpikir bahwa kami karena Lebaran terus kami mau mudik dan membiarkan terjadinya tindak pidana korupsi di rentang waktu ke depan ini,” katanya lagi.
Menurutnya, para pelaku korupsi tidak boleh beranggapan aparat penegak hukum akan berhenti bekerja saat mendekati hari raya.
“Jadi jangan pikir mungkin nanti penyidik-penyidiknya pada mudik, tidak. Kami tetap bekerja,” ujar Asep.
Baca Juga: Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Punya Harta Rp31,8 Miliar, Latar Belakangnya dari Mana
Ia menambahkan, semangat kerja tersebut juga terinspirasi dari para jurnalis yang tetap aktif bekerja meskipun di hari libur.
“Rekan saya juga terinspirasi sama rekan-rekan jurnalis yang tetap semangat, nggak ada liburnya,” katanya.
Asep menegaskan, langkah penindakan yang dilakukan KPK merupakan konsekuensi setelah berbagai upaya pencegahan sebelumnya tidak diindahkan oleh sejumlah penyelenggara negara.
“Sudah diberikan peringatan, sudah disampaikan surat edaran, tetapi masih tetap melakukan seperti itu. Menjadi kewajiban bagi kami untuk melakukan penindakan,” tegasnya.***




