POJOKSATU.id, PANYABUNGAN— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan terhadap pejabat PUPR Mandailing Natal (Madina) dan Padangsidimpuan terkait pengembangan OTT dengan tersangka M Akhirun Efendi alias Kirun.
Pemeriksaan kepada pejabat PUPR Madina dan Padangsidimpuan ini dilaksanakan KPK di kantor BPKP Jalan Gatot Subroto Medan, Kamis (17/7).
“Hari ini Kamis (17/7), KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dugaan TPK terkait proyek pembangunan jalan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut),” kata Jubir KPK Budi Prasetyo via WhatsApp, Kamis.
Baca Juga: Sosok Sukhairi Nasution Mantan Bupati Madina Digarap KPK Buntut OTT Kirun, Politikus Ulung
Budi pun membeberkan nama-nama yang diperiksa antara lain pejabat PUPR Madina, PUPR Padangsidimpuan, PUPR Sumut dan juga pihak swasta.
“Pemeriksaan dilakukan di Kantor BPKP Perwakilan Medan,” katanya.
Berikut nama-nama yang diperiksa KPK di Medan hari ini.
1. Mantan Kadis PUPR Prov Sumatera Utara Mulyono
2. Staf Dinas PUPR Mandailing Natal inisial WD
3. Kasi UPT Gunung Tua Kab Padang Lawas Utara inisial RL
4. Pemilik Sparepart Daihatsu Motor di Kota Padangsidimpuan inisial SG
5. Pegawai UPTD PUPR Gunung Tua Paluta inisial AJ
6. Kabid Binamarga PU Padangsidimpuan Addi Mawardi Harahap
7. Staf PU Padangsidimpuan inisial AA
8. Staf Honorer Dinas PUPR Mandailing Natal inisial MAR
Pokja Natalina Mangkir
Sementara Budi Prasetyo juga menyebutkan bahwa Pokja PUPR Madina, Natalia, tidak hadir alias mangkir di panggilan yang digelar Rabu (16/7).
Pokja Natalia yang dikenal banyak rekanan di Madina ini meminta penjadwalan ulang pemeriksaan.
“Saksi 2 (Natalina) meminta penjadwalan ulang. Dan saksi 3 (Isabela) tidak datang dan belum ada konfirmasi,” tegas Budi.
Budi menyebut KPK sedang mendalami proyek-proyek yang dikerjakan Kirun di Madina.
“Penyidik mendalami proyek-proyek apa saja yang pernah diperoleh dan dikerjakan tersangka Kirun di Kabupaten Madina,” ujarnya.***




