POJOKSATU.ID – Belakangan ini kasus kematian Nazwa Aliya (19) wanita asal Deli Serdang, Sumatera Utara tengah ramai disorot publik.
Bagaimana tidak, hal ini terjadi usai Nazwa Aliya dikabarkan telah meninggal dunia saat jadi pekerja migran ilegal di Kamboja.
Menyikapi hal tersebut, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) turut andil dalam proses pemulangan jenazah korban.
Baca Juga: Grib Jaya Medan Bantu Proses Pemulangan Jenazah Nazwa Aliya dari Kamboja: Kami Sedang Barupaya
Sebagaimana disampaikan oleh Menteri P2MI Abdul Kadir Karding yang dikutip Pojoksatu.id dari portal Antara.
Yang mana, Karding menuturkan bahwa terkait pemulangan jenazah korban akan ditanggulangi sepenuhnya oleh KP2MI.
“Begitu jenazah tiba di Tanah Air, sepenuhnya menjadi tanggung jawab KP2MI,” jelasnya yang dikutip.
“Untuk menerima, dan mengantar jenazah dan menyerahkan kepada keluarga di rumahnya,” lanjutnya.
Karding juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak tergiur dengan pekerjaan yang berada di Kamboja.
Sebab, belum lama ini negara tersebut dikenal dengan tempat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Baca Juga: 75 Ribu Buruh Kepung Jakarta pada 28 Agustus, Tuntut Upah Naik 10% dan Hapus Outsourcing
“Kami tegaskan kerja di Kamboja ilegal. Kami tidak ingin masyarakat Indonesia tergoda dengan gaji tinggi di awal, tapi nyatanya ditipu,” tuturnya.
“Dieksploitasi, jadi korban kekerasan, lukanya saat menjadi pekerja migran Indonesia ilegal membekas, hingga dirasakan keluarga di Tanah Air,” tambahnya.
Perlu diketahu sebelumnya, terkait pemulangan jenazah Nazwa, Lanniari Hasibuan menyampaikan permohonannya.
Tidak lain, permohonan tersebut ditujukan kepada instansi terkait termasuk KP2MI untuk membantu proses pemulangan jasad anaknya.
Sebab, biaya pemulangan jenazah wanita muda tersebut disinyalir mencapai 8.500 USD atau sekitar Rp138 juta.
“Saya tidak punya uang sebanyak itu. Saya hanya mohon kepada Bapak Presiden Prabowo, Menteri Luar Negeri, dan KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia),” jelasnya.
“Agar membantu memulangkan anak saya dan mengusut tuntas penyebab kematiannya,” lanjut ibu Nazwa. ***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Versi Android/ Versi iOS
Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:
Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov



