POJOKSATU.id, Binjai - Saat ini Kota Binjai sudah memiliki Bank Sampah Induk (BSI), Komunitas Program National Slump Upgrading Program (NSUP) KotaKu di Jalan Dr. Wahidin, Binjai Timur.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Binjai Irwanyah Nasution, meresmikan BSI untuk masyarakat Infrastruktur Livelihood, ini pada Kamis (9/3).

Menurut Irwansyah, pengelolaan sampah merupakan permasalah yang sangat krusial, karena sampah merupakan konsekuensi dari setiap kegiatan manusia. Setiap kegiatan manusia pasti menghasilkan sampah yang jumlah dan volumenya berbanding lurus dengan tingkat konsumsi barang yang digunakan sehari-hari.

"Masyarakat dalam mengelola sampah masih bertumpu pada unsur penimbunan sampah kemudian dilakukan pembuangan atau pemusnahan dengan dibakar atau dibuang, atau pada pendekatan akhir yaitu sampah dikumpulkan, diangkut dan dibuang ke tempat proses akhir sampah," ujarnya

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Binjai, pada tahun 2016 banyaknya sampah yang diproduksi masyarakat Binjai adalah 2904,00 M3 setiap tahunnya. Untuk mengatasi hal tersebut perlu inovasi dalam pengelolaan sampah.

BACA JUGA: Pertumbuhan Ekonomi di Kota Binjai Meningkat 4,18 Persen

Sementara itu, Perwakilan Balai Prasarana Wilayah Sumut Poppy Pradianti Hasturi menambahkan bahwa Bank Sampah ini merupakan wujud dari pembangunan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Pembangunan Bank Sampah ini kami harap bisa menjadi pendukung peningkatan kualitas pemukiman penduduk yang dilaksanakan selama ini," ujar Poppy

Pada dasarnya Bank Sampah adalah program daur ulang, dengan menerapkan strategi 3R yaitu Reuse, Reduce, dan Recycle dalam pengelolaan sampah di tingkat masyarakat. Berpartisipasi dalam program bank sampah berarti memiliki prilaku daur ulang.

Pada kegiatan tersebut turut hadir dalam acara tersebut perwakilan Balai Prasarana Wilayah (BPPW) Sumut Popy Pradianti Hasturi, ST., PPK PKP Wilayah II Sumut Nurasiyah YS, para pimpinan OPD terkait, perwakilan Camat Binjai Timur, Lurah Kelurahan SM Rejo, para Kepling, dan masyarakat. (TIK/pojoksatu)