POJOKSATU.ID - Kota Bengkulu diguncang gempa berkekuatan magnitudo 6,3, pada Jumat (23/5/2025) dini hari tadi. 

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut, sekitar 43 kilometer barat daya Bengkulu, dengan kedalaman 10 kilometer.

Gempa terjadi sekitar pukul 02.52 WIB, saat sebagian besar warga sedang terlelap tidur.

Baca Juga: Sudah Dibuka Sejak 22 Mei 2025! Hati-hati Peserta PPG Guru Tertentu Tahun 2025 Tahap 1 yang Tidak Lakukan Lapor Diri Bisa Kena Sanksi Tegas!

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Khristian Hermansyah mengatakan sejumlah bangunan terdampak cukup parah. 

Petugas BPBD bersama tim gabungan dari berbagai instansi terus melakukan survei lapangan untuk memastikan jumlah kerusakan yang sebenarnya.

Sejauh ini, wilayah yang dilaporkan mengalami kerusakan tersebar di beberapa titik di Kota Bengkulu.

Baca Juga: AKHIRNYA Admin Tunjangan Pusat Buka Suara, Ternyata Ini Lho Penyebab Guru Non ASN Bertahan Lama di Kode 07, Simak Baik-baik agar Tidak Salah Info!

Beberapa di antaranya adalah Kelurahan Betungan, kawasan Pintu Batu, Bumi Ayu, serta beberapa lokasi lain yang juga terdampak cukup signifikan.

Meski kerusakan bangunan cukup luas, sejauh ini belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat gempa ini.

Kendati begitu, suasana masih mencekam, terutama bagi warga yang trauma dengan guncangan kuat yang terjadi saat malam hari.

Baca Juga: KABAR Baik Bagi Guru yang Sudah Terbit SKTP! Pencairan TPG Triwulan I Dipastikan akan Cair sebelum Idul Adha, Begini Kata Admin GTK Pusat

"Tim masih bekerja, Pak Gubernur Helmi Hasan terus melakukan pemantauan ke beberapa titi klokasi," ujar Khristian.

Pemerintah Provinsi Bengkulu saat ini tengah fokus pada upaya tanggap darurat, termasuk menyiapkan lokasi pengungsian sementara serta memberikan bantuan logistik bagi warga terdampak.

Petugas medis dan relawan juga disiagakan untuk membantu warga yang mengalami luka ringan atau membutuhkan bantuan psikologis akibat trauma gempa.

Baca Juga: Prestasi Gemilang! Siswa SMAN 1 Cikampek Tembus O2SN Provinsi Jabar untuk Cabang Pencak Silat

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gempa susulan, meskipun BMKG belum menyatakan adanya ancaman tsunami akibat gempa tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, proses pendataan dan penanganan pasca-gempa masih terus berlangsung. ***