POJOKSATU.id, JAKARTA—Korban pelecehan dokter IGD di RS Persada Kota Malang, dokter Ardhitya Yoga alias AY, ternyata seorang selebgram cantik bernama Qorry Aulia Rachmah.
Korban juga memposting laporan polisi kasus ini di Instagram miliknya @qorryauliarachmah. Untuk foto atau wajah terduga dokter yang mencabulinya juga diposting di IG miliknya.
Setelah membuat laporan polisi ke Polresta Malang, Jumat (18/4/2025) lalu, korban membuat beberapa kali unggahan yang meminta korban lain berani speak up.
“Untuk kelanjutan kasus dokter c*bul di RUMAH SAKIT TERNAMA di malang ini sudah di tahap pelaporan. Yang sudah saya jalani pelaporan, BAP, visum fisik, dan test psikis. Tinggal tunggu pelaku diperiksa,” kata korban dalam narasinya dilihat Senin (21/4/2025).
Dia berharap kasus ini menjadi viral dan korban-korban lain juga berani speak up atau berbicara.
“Berhenti di aku. Kalau itu kamu dengan diam mu. Tolong bayangkan anak perempuan mu,” ujarnya lagi.
Korban lalu memberikan panduan kepada korban-korban lain agar berani berbicara.
“Kini, UU TPKS & KUHAP Revisi hadir sebagai tameng untuk korban,” katanya lagi.
Dia lalu memberi panduan kepada korban lain untuk prosedur dan bukti-bukti yang diperlukan jika mengalami kejadian seperti dirinya.
Fakta penting antara lain chat/email bisa jadi bukti utama (tanpa sertifikasi rumit), visum psikis, saksi bisa memberi keterangan via video call dan lembaga perlindungan banyak yang siap membantu.
Untuk korban pelecehan tenaga medis; rekam dan simpan semua bukti digital, minta visum psikis di rumah sakit dan lapor polisi tanpa takut, keteranganmu saja sudah cukup untuk proses hukum,” jelasnya.
Korban yang memiliki pengikut atau followers sebanyak 3.707 orang ini juga menyebut bahwa trauma yang dialami korban bukan berarti korban itu adalah lemah.
“Trauma bukan bukti lemah. Diam adalah musuh terbesar. UU baru ini memastikan suaramu didengar. Bagikan! Satu share bisa selamatkan banyak korban,” ujarnya.
Sehari sebelumnya, korban Qorry Aulia Rachmah juga sempat membuat postingan mengenai kasus yang dialaminya ini.
“Sedikit demi sedikit titik terang mulai terlihat, dan pihak RS mengkonfirmasi memang adanya dokter tersebut dan saat ini sedang dinonaktifkan sementara,” katanya.
“Bismillah kupas sampai tuntas. Dan ternyata korban lainpun mulai berani speak up oleh oknum yang sama,”ujarnya seraya menautkan sebuah foto terduga pelaku yaitu dokter di IGD RS Persada Kota Malang, dokter Ardhitya Yoga. ***




