POJOKSATU.id, SIDOARJO-- Hingga hari ketujuh operasi pencarian korban ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Jatim atau hingga Minggu pagi (5/10), sebanyak 37 korban ditemukan meninggal dunia.
Sementara 104 orang santri dinyatakan selamat. Pada Minggu dinihari hingga Minggu pagi, sebanyak 11 korban berhasil diekstrikasi pada hari ketujuh di sektor A3 atau belakang reruntuhan.
Direktur Operasi pencarian dan Pertolongan Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo mengatakan data sementara pagi ini, ada 11 korban yang berhasil dievakuasi.
Baca Juga: Firasat Alfatih Buana Tak Mau Pulang Dulu ke Ponpes Al Khoziny, Namun Tetap Dipaksa Ayah
"Hingga laporan terakhir, total terdapat 11 korban berhasil diekstrikasi pada hari ketujuh di sektor A3," kata Bramantyo, Minggu (5/10/2025).
Korban ditemukan mulai pukul 00.15 WIB hingga pukul 03.24 WIB pada Minggu dinihari. Dimana satu korban ditemukan dengan kondisi kaki kanan tidak ada.
Para korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh Tim DVI.
Senada Kasubdit RPDO (Pengarahan dan Pengendalian Operasi) Bencana dan Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) Basarnas, Emi Freezer, mengatakan pihaknya sejauh ini telah menemukan total 37 orang meninggal dunia di bawah reruntuhan gedung ponpes di hari ketujuh ekstrikasi.
Baca Juga: Kesaksian 2 Santri Selamat Ambruknya Mushala Ponpes Al Khoziny, Orang Salat Pekerja Malah Ngecor
"Laporan terakhir, total terdapat 11 korban berhasil di-ekstrikasi pada hari ketujuh pencarian di sektor A3," kata Freezer.
Sabtu Evakuasi 12 Jenazah
Tim SAR kembali menemukan jenazah di reruntuhan musala di Ponpes Al Khoziny,Sidoarjo. Total sebanyak 12 jenazah dievakuasi pada Sabtu (4/10).
"Pada hari Sabtu (04/10) ini tim SAR gabungan telah mengevakuasi 12 penemuan," kata Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo dalam keterangannya, Minggu (5/10/2025).***




