POJOKSATU.id, PADANG—Salah satu korban banjir bandang Solok Senin malam (21/9) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia Selasa siang (22/9) sekitar pukul 13.30 WIB.
Korban berjenis kelamin laki-laki ini ditemukan Tim SAR gabungan dalam kondisi terhimpit batuan di aliran Sungai Koto Gaek yang berbatasan dengan daerah Jawi-jawi, Kabupaten Solok.
"Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan beserta masyarakat di aliran sungai dalam keadaan meninggal dunia," kata Kepala SAR Padang Abdul Malik di Padang, Selasa (22/9).
Dikatakan, setelah ditemukan jasad korban langsung dievakuasi dari lokasi, namun demikian identitasnya belum bisa dipastikan.
Baca Juga: Oloan Tertimpa Tong Pengolahan Emas Ilegal di Simalagi Hingga Tewas, Ini Kata Camat Hutabargot
Menurutnya, identitas korban nantinya akan diketahui setelah hasil pemeriksaan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri selesai.
Abdul Malik seperti dilansir Antara mengatakan, setelah menemukan satu korban itu, upaya pencarian korban akan terus dilanjutkan di sekitar lokasi dan titik-titik terdampak bencana yang terjadi pada Senin (21/9) malam.
Berdasarkan informasi awal yang diperoleh oleh Kantor SAR Padang, jumlah korban yang dilaporkan hilang usai banjir menerjang adalah sebanyak dua orang.
Pencarian terhadap korban melibatkan sekitar 600 orang yang merupakan gabungan personel dari berbagai instansi serta dibantu warga setempat.
Baca Juga: Cara Kerja Ad Network Buat Advertiser, dan Apa yang Perlu Dicek Sebelum Pilih
Sementara dari video yang beredar di media sosial, kondisi korban terlihat tanpa mengenakan baju dan celana dan berada di antara tumpukan batu atau kayu.
Petugas melakukan evakuasi dengan hati-hati ketika mengevakuasi jasad korban yang berada di sungai.
Dugaan sementara, korban merupakan pria bernama Dafi Arahman berusia 21 tahun. Dari keterangan Camat Gunung Talang, Riswandi Bahauddin, korban diketahui bernama Dafi Arahman.***




