POJOKSATU.id, JAKARTA - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) terus mempersiapkan segala hal untuk penguatan keamanan siber selama gelaran KTT ke-42 ASEAN di Labuan Bajo.

Untuk itu, koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci pengamanan siber pada gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, yang akan digelar besok (9/5).

“Kerja sama tentunya dengan semua pemangku kepentingan untuk pengamanannya, baik dengan TNI, dengan POLRI, dengan BIN, dan tentunya dengan penyedia internet," ujar Kepala BSSN Hinsa Siburian dalam siaran pers, Senin (8/5/2023).

Hinsa juga mengatakan bahwa saling berbagi informasi terkait dengan ancaman serangan juga menjadi salah satu fokus pelaksanaan pengamanan siber KTT ASEAN 2023.

BSNN akan saling berbagi informasi dengan unsur-unsur lain seperti TNI dan Polri.

“Jadi kita sudah melakukan bukan hanya koordinasi tapi juga berbagi informasi yang terkait dengan serangan. Kemudian juga melakukan sharing informasi ancaman. BSSN sesuai dengan tugas dan fungsinya mengoordinasikan dengan unsur-unsur lain,” tambahnya.

Hinsa mengungkapkan bahwa kesuksesan gelaran KTT G20 akhir tahun lalu menjadi bekal penting saat pelaksanaan KTT ASEAN.

Hal tersebut dapat menjadi acuan dalam mengoordinasikan pengamanan siber KTT ASEAN ini.

Praktik terbaik yang didapatkan pada penyelenggaraan di KTT G20 dan berbagai kegiatan operasi diyakini akan semakin memperkaya, menambah pengalaman, dan meningkatkan keterampilan dan kemampuan personil.

Hal senada juga disampaikan Juru Bicara BSSN Ariandi Putra. Ariandi menyatakan pihaknya siap untuk mendukung pengamanan siber KTT ke-42 ASEAN di Labuan Bajom

“BSSN siap mendukung pengamanan siber secara maksimal pada kegiatan KTT ASEAN 2023 yang akan dilaksanakan di Labuan Bajo pada 10 Mei 2023 mendatang," kata Ariandi.

Dia mengatakan bahwa pengamanan siber tidak hanya dilakukan pada saat hari pelaksanaan, tetapi juga dilakukan sebelum dan sesudah pelaksanaan.

Untuk mengantisipasi gangguan dan ancaman di ranah siber pada gelaran KTT ASEAN 2023, BSSN telah membentuk satgas khusus pengamanan siber.

Satgas tersebut terbagi dalam tiga tim, yakni tim yang bertugas melaksanakan operasi keamanan siber, tim monitoring informasi dan sosiokultural, serta tim operasi sandi.

Selain itu, Ariandi menghimbau dan mengajak masyarakat untuk dapat menggunakan ruang siber secara bijak agar kondisifitas KTT ASEAN 2023 terjaga.

“Tak lupa BSSN juga mengharapkan dukungan kepada masyarakat untuk mengisi ruang siber secara bijak dan positif guna menjaga kondusifitas selama gelaran KTT ASEAN 2023," ucap dia

reporter: fandi