POJOKSATU.id, JAKARTA—Megawati Soekarnoputri mengungkap fakta mengejutkan dan mengatakan bahwa ada pihak yang ingin ‘cawe-cawe’ atau awut-awut partai PDIP miliknya.
Namun Ketum PDIP ini tak gentar dan memilih menantang balik pihak yang ingin mengawut-awut Partai Banteng Moncong Putih ini.
Fakta soal awut-awut ini disampaikan Megawati Soekarnoputri saat peluncuran buku milik Todung Mulya Lubis, mantan Dubes Indonesia untuk Norwegia dan Islandia atau Dubes masa Jokowi.
Pada mulanya Megawati mengungkap bahwa dia diminta kembali secara aklamasi untuk memimpin PDIP di masa nanti namun dia merasa sudah saatnya mau pensiun.
Baca Juga: Mayasari Tempe
“Sekarang masih keren, diminta oleh seluruh anggota partai secara aklamasi, kalau ada nanti kongres, Ibu mesti jadi lagi, enak aja emangnya gue nggak boleh pensiun," kata Megawati di acara peluncuran dan diskusi buku berjudul: Pilpres 2024 Antara Hukum, Etika, dan Pertimbangan Psikologis di Jakarta, Kamis (12/12/2024) sebagaimana dikutip Antara.
Namun dia sengaja membocorkan berita ke publik bahwa ada pihak yang ingin membuat semrawut partainya atau istilah Megawati yaitu awut-awut.
"Karena aku juga ada nih berita nanti di kongres. Karena sekarang kurang bisa berhasil, katanya, di kongres juga mau 'diawut-awut',” katanya.
Dia pun menantang orang yang mau membuat awut-awut partai milik anak wanita mantan Presiden Soekarno ini.
“Saya sengaja nih supaya pada kedengaran dah coba kamu 'awut awut' partai saya," kata Megawati lagi.
Megawati sambil bergurau juga menyebut ada pihak yang kurang simpati terhadap keadaan partainya.
"Lho ya, yang keren kenapa tepuk tangannya, berarti kalian nggak simpati sama saya, setengah hati atau barangkali ada juga di sini dua kaki," katanya disambut tawa hadirin di peluncuran buku Todung Mulya Lubis itu.
Seperti diketahui, Rakernas V PDIP yang digelar pada Mei 2024 mengamanatkan pelaksanaan Kongres VI PDIP pada tahun 2025.
Dalam keputusan Rakernas V yang dibacakan oleh Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, Rakernas meminta Megawati Soekarnoputri untuk kembali memimpin periode 2025-2030 mendatang.***




