POJOKSATU.id, KARO – Total sudah tiga siswa dari Berastagi Karo yang dirujuk ke RSU Haji Medan hingga Selasa malam (18/8) usai menjadi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Identitas ketiga siswa korban MBG di Berastagi ini yaitu Krismas Dayanti Sihite (siswi SMAN 1 Berastagi), F Purba dan Ana Karina Karo (Siswa Yayasan Perguruan Bersama Berastagi).

Krismas lebih dulu dirujuk pada pekan lalu. Sementara dua siswi lainnya dirujuk ke RS Haji Medan, Selasa sore (18/8) karena kondisi kesehatan mereka menurun.

Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Punya Jalur Baru Menuju PNS pada 2027, Ini Tahapan yang Disepakati Pemerintah

Siswi F Purba sebelumnya dirawat di RS Efarina. Sementara Ana Karina Karo dirawat di RS Amanda Berastagi.

Keduanya dirujuk pada Selasa (18/8) sore setelah masih mengalami keluhan sesak, mual dan pusing.

Siswi SMKN 1 Membaik

Sementara kondisi murid SMKN 1 Berastagi, Karo, Krismas Dayanti, Sihite dikabarkan mulai membaik. Usai kejadian dia dirujuk ke RSU Haji Medan.

"Alhamdulillah kondisi adek siswi tersebut sudah semakin membaik," kata Kabid Pelayanan Medik dan Keperawatan RSU Haji Medan Fitrady Ulianda Siregar, Rabu (19/8/2026).

Baca Juga: 300 Ekor Ikan Laut Tak Masuk Lemari Pendingin Picu Kasus Keracunan MBG di Berastagi Karo

Fitrady menjelaskan jika korban masih dirawat di PICU. Korban sudah mulai bisa duduk hingga berkomunikasi dengan baik

Iritasi Usus Besar

Korban sebelumnya disebut mengalami sindrom iritasi usus besar. Dengan gejala seperti sakit perut, kembung hingga perut bengah.

"Sindrom iritasi usus besar, gangguan pencernaan kronis yang bikin perut tidak nyaman, bukan penyakit yang merusak usus. Gejala umum sakit perut/kram, kembung, diare atau sembelit bergantian, perut begah," tuturnya.***