POJOKSATU.ID – Kasus kematian Rheza Sendy Pratama (21), mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta (Jogja) kian ramai disorot publik.

Seperti diketahui, Rheza Sendy Pratama dikabarkan tewas usai mengikuti aksi demo di Polda DIY pada Minggu (31/8/2025).

Yang mana, mahasiswa Amikom Jogja ini berkahir meninggal dunia lantaran diduga dianiaya oknum polisi.

Baca Juga: Meski Ditolak Keluarga, Polda DIY Terbuka Lakukan Penyelidikan Kasus Kematian Rheza Sendy Pratama

Bukan main, kondisi Rheza Sendy Pratama saat dinyatakan tewas cukup memprihatinkan, yakni sekujur tubuh dipenuhi luka dan leher patah.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media kaltimpost.jawapos.com pada Senin (1/9/2025).

Dalam artikelnya, kondisi memprihatinkan itu turut dikonfirmasi langsung oleh ayah korban, Yoyon Surono.

Baca Juga: Bikers Honda Ramaikan Trabas Merdeka 22 di Kuningan, Rayakan 30 Tahun TRABAS

Yoyon menuturkan bahwa kondisi putranya cukup memilukan saat dirinya melihat jasadnya di RSUP Dr Sardjito.

“Ketika saya sampai di rumah sakit, dia sudah terbujur kaku,” ujarnya dalam laporan artikel.

“Lehernya patah, perut penuh bekas pijakan sepatu, kepala agak bocor, dan banyak sayatan di tubuhnya,” lanjutnya. 

Baca Juga: Lowongan Script dan Content Writer Jakarta Barat! Gaji Menarik & Fresh Graduate Dipersilakan Melamar

“Untuk punggung, kaki, dan tangan juga lecet-lecet. Ada bekas putih dari gas air mata,” imbuh ayah korban.

Alih-alih melihat kondisi putranya, Yoyon justru tidak ingin memperpanjang kasus dengan membuat laporan ke pihak kepolisian.

Menurutnya, dirinya sudah pasrah dan ikhlas ditinggal pergi putranya yang berakhir saat ikut aksi demonstrasi.

Baca Juga: Telkom Luncurkan AI Center of Excellence: Percepat Adopsi AI dan Bangun Ekosistem Digital Nasional

Kendati demikian, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono justru terbuka dalam menggelar penyelidikan.

“Kalau nanti pihak keluarga di kemudian hari berubah pikiran dan ingin mempertanyakan proses hukum,” imbuhnya.

“Terhadap meninggalnya saudara Rheza, kami siap uintuk melakukan penyidikan,” tandas Anggoro saat di rumah duka. ***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android/ Versi iOS

Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:

Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov