POJOKSATU.id, JAKARTA—Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Suyudi Ario Seto ternyata teman satu angkatan mantan Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Ferdy Sambo yang telah dipecat Polri.

Suyudi Ario Seto satu angkatan dengan Ferdy Sambo di Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 dengan nama batalyon Tunggal Panaluan dengan jumlah personel 264 orang.

Angkatan 1994 ini tergolong cemerlang di Akpol dengan beberapa orang yang sudah meraih pangkat bintang dua dan bahkan bintang tiga.

Baca Juga: Karier Moncer Komjen Suyudi Ario Seto, Anggap Pangkat Bukan untuk Dikejar Tapi Karunia Tuhan

Ferdy Sambo termasuk personel yang melejit sebelum terjerat kasus pembunuhan anak buahnya sendiri yaitu Brigadir Yoshua Hutabarat. Ferdy pun kini dipenjara seumur hidup.

Setelah Sambo tersingkir, kini muncul bintang baru dari angkatan Tunggal Panaluan atau Akpol 1994 yaitu Komjen Suyudi Ario Seto.

Dalam angkatan ini, yang meraih Adi Makayasa atau lulusan terbaik adalah Alberd TB Sianipar.

Alberd yang pernah menjadi Kapolres Pematangsiantar ini saat ini sudah berpangkat Irjen dengan jabatan sebagai sekretaris utama Pusat Penelusuran Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Baca Juga: Sosok Mertua Komjen Suyudi Ario Seto Ternyata Orang Penting, Mantan Kepala BNN Tahun 2001

Sosok Komjen Suyudi Ario Seto

Sosok Suyudi Ario Seto mengangkat kembali nama alumnus Akpol 1994 yang sempat tercoreng akibat ulah Ferdy Sambo.

Suyudi resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal (Komjen) pada Upacara Korps Raport di Rupatama Mabes Polri, Jaksel, Jumat (12/9/2025) dengan jabatan Kepala BNN.

Komjen Suyudi Ario Seto menjadi satu-satunya alumni Akpol 1994 Tunggal Panaluan yang sudah meraih pangkat jenderal bintang tiga.

Sebelum menjadi Kepala BNN, Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Kapolda Banten. Penugasannya memang di lokasi-lokasi strategis. Dia juga pernah menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya.

Suyudi saat berpangkat Kombes juga menjabat di lokasi strategis yaitu Kapolres Bogor Kota di masa pemerintahan Presiden Jokowi.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa kenaikan pangkat ini bukan sekadar penghargaan.

Dia menambahkan kenaikan pangkat bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab yang semakin besar bagi para perwira tinggi.

“Kenaikan pangkat bagi 27 Pati Polri hari ini merupakan wujud apresiasi dan penghormatan atas dedikasi, pengabdian, serta kinerja yang telah ditunjukkan," jelas Trunoyudo dalam keterangan, Jumat (12/9/2025).

"Tentunya dengan pangkat baru, tanggung jawab semakin besar, dan kami berharap seluruh Pati Polri dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi institusi, bangsa, dan negara,” jelasnya.***