POJOKSATU.id, JAKARTA-- Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) Kapolri Komjen Mohammad Fadil Imran akan memasuki masa pensiun.

Komjen Fadil Imran merupakan Kapolda Metro Jaya saat insiden bentrokan di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 yang melibatkan laskar FPI pada Desember 2020.

Mutasi Komjen Fadil dan perwira polisi lainnya oleh Kapolri tertuang dalam tiga Surat Telegram, masing-masing bernomor ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026 yang diterbitkan pada Minggu, 30 Agustus 2026.

Selain Komjen Fadil, dilakukan juga pergantian dua Kapolda.

Baca Juga: Catat Sejarah, Setelah Membuka, Presiden Prabowo Kini Tutup Muktamar NU ke-35 di Jombang

Astamaops Kapolri Komjen Mohammad Fadil Imran memasuki masa pensiun. Jabatan tersebut kini dijabat Irjen Roycke Harry Langie yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulawesi Utara.

Kemudian, posisi Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) juga berganti.

Jabatan yang sebelumnya diisi Irjen Anwar yang memasuki masa pensiun kini dijabat Irjen Jawari, yang sebelumnya merupakan Pati SSDM Polri.

Sementara itu, jabatan Koordinator Staf Ahli Kapolri (Koorsahli) berpindah dari Irjen Herry Rudolf Nahak kepada Irjen Ruslan Ependi, yang sebelumnya menjabat Sahlisospol Kapolri.

Selain pejabat utama Polri, dua jabatan Kapolda juga mengalami pergantian. Posisi Kapolda Sulawesi Utara kini dijabat Irjen Yudo Hermanto, yang sebelumnya menjabat Karopaminal Divpropam Polri.

Baca Juga: Kenapa Harga Tiket dan Tampilan Aplikasi Bisa Berbeda Tergantung Jaringan yang Anda Pakai

Sementara itu, posisi Kapolda Papua Barat Daya kini dijabat Brigjen Hengki Haryadi. Ia menggantikan Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru yang sebelumnya baru menjabat selama beberapa bulan.

Sosok Komjen Fadil Imran

Pada awalnya, Fadil menjabat sebagai Wakasat Sabhara Polres Metro Jakarta Barat. Pada tahun 1999, ia menjabat sebagai Kapolsek Metro Cengkareng kemudian menjabat sebagai Kapolsek Metro Tanah Abang pada tahun 2002.

Setelahnya, ia menjabat sebagai Kasat III Ditreskrimum Polda Metro Jaya sekaligus Kapolres KP3 Tanjung Priok pada tahun 2008, kemudian Wadirreskrimum Polda Metro Jaya pada tahun 2009.

Pada tahun 2011, ia dipromosikan sebagai Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri dan Dirreskrimum Polda Kepulauan Riau.

Pada tahun 2013, Fadil menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat. Pada tahun 2015, ia menjabat sebagai Anjak Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri.

Setelahnya, pada tahun 2016, ia menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Metro Jaya sekaligus Wadirtipideksus Bareskrim Polri. Jabatannya dinaikkan menjadi Dirtipidsiber Bareskrim Polri pada tahun 2017.

Ia kemudian dipromosikan sebagai Dirtipidter Bareskrim Polri pada tahun 2018, dan Sahlisosbud Kapolri pada tahun 2019.

Kemudian, pada 2020, ia menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur. Kemudian Kapolda Metro Jaya. Pada tahun 2023 menjabat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri.

Kemudian tahun 2025, ia diangkat menjadi Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi.***