POJOKSATU.ID- Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo menyatakan komitmennya memberantas pelaku korupsi bila terpilih menjadi presiden pada Pilpres 2024.
Oleh karena itu, dia mendesak pemerintah segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset bagi koruptor.
"Saya kira perampasan aset harus segera disahkan karena itu yang menjadi tuntutan masyarakat," kata Ganjar kepada wartawan, Selasa (19/12/2023).
Baca Juga: Gubernur Maluku Utara yang Kena OTT KPK Itu Kinerjanya Dipuji Jokowi Tahun Lalu, Ekonomi Paling Tinggi di Dunia
Menurut mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) dua periode itu korupsi harus diberantas sampai ke akar-akarnya.
Komitmen Ganjar juga dilakukan degan menginisiasi Lapas Nusakambangan di Cilacap, Jawa Tengah, dijadikan penjara bagi narapidana korupsi.
"Ganjar-Mahfud berkomitmen melawan dan memberantas korupsi. Kami sudah mulai sejak masih di Jateng dengan semangat ora korupsi ora ngapusi," ungkapnya.
Baca Juga: Luruskan Tujuan dan Niat dengan Presiden Jokowi Perpusnas RI Alokasikan Isu Literasi dalam RPJMN 2020 Sampai 2024
Kata politikus berambut putih itu, slogan 'ora korupsi ora ngapusi' telah diimplementasikan mulai dari pencegahan hingga penindakan.
Yakni dengan bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Bukan hanya penindakan tapi juga pencegahan jauh lebih penting juga. Itulah kenapa penting pendidikan antikorupsi dilakukan sejak dini.
Baca Juga: Suaminya Meninggal Dunia di Singapura, Aktris Senior Jenny Rachman Ditegaskan Masih Istri Sahnya Suprajarto
''Maka, waktu kami kerja sama dengan KPK mengajak 35 bupati/wali kota menandatangani kesepakatan komitmen pendidikan anti korupsi sejak dini bahkan sejak PAUD," terangnya.
Pendidikan anti korupsi bagi pelajar, tambah Ganjar, adalah invastasi jangka panjang dalam membentuk karakter generasi muda yang jujur dan tidak koruptif.
"Jauh lebih penting investasi panjang membentuk karakter dan merubah perilaku untuk mencegah hal hal yamg sifatnya buruk," tandasnya. ***



