POJOKSATU.id, JAKARTA-- Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni geram melihat penculikan dan penganiayaan warga Aceh, Imam Masykur (25) yang dilakukan anggota Paspampres Praka Riswandi Manik.

Atas penculikan dan penganiayaan pemuda asal Aceh itu, politisi Partai Nasdem itu meminta agar oknum yang terlibat dihukum seberat-beratnya.

"Mohon kiranya oknum tersebut dihukum seberat-beratnya," kata Sahroni dikutip akun instagranya, Senin, 28 Agustus 2028.

Baca Juga: Panglima TNI Minta Oknum Paspampres Praka Riswandi Dihukum Mati, Ini Sebabnya

Pengusaha yang tinggal di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara ini, juga mencurigai adanya motif lain yang dilakukan oleh oknum Paspampres terkait permintaan uang tebusan 50 juta kepada keluarga korban yang berasal dari Aceh itu.

"Sepertinya ada sesuatu hal dari permintaan uang tebusan 50 juta," ujar Sahroni.

Beragam warganet pun mengomentari cuitan Sahroni di instagram pribadinya itu.

@febryfms06 Kirim aja pelakunya ke Aceh, biar dihukum pakai hukuman daerah sana. Sakit liatnya, Pak.

Baca Juga: Oknum Paspampres Ngaku Polisi Saat Menculik Imam Masykur, Keluarga Sempat Lapor Polda Metro

@hai.dek Kenapa nyawa gak dibalas nyawa.

Ada juga netizen yang mengaitkan kasus ini dengan kasus Ferdy Sambo. Netizen menilai Ferdy Sambo pasti ketawa bila menyaksikan kasus pembunuhan yang dilakukan oknum TNI tersebut.

@boomber818 Sambo tersenyum melihat ini.

Seperti diketahui, seorang warga sipil berinisial IM (25 tahun) harus kehilangan nyawanya usai diculik dianiaya hingga tewas oleh oknum anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berinisial Prama RM.

Peristiwa penculikan pria asal Desa Mon Kelayu, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh itu terjadi pada hari Sabtu, 12 Agustus 2023 lalu di Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Dari kesaksian warga, pelaku penculikan berjumlah sekitar tiga orang. Para pelaku langsung membawa pergi korban Imam Masykur menggunakan mobil secara paksa.***