POJOKSATU. id, Samarinda - Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Muhammad Adam Sinte menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur perlu mengubah fokus pendapatan yang selama ini tergantung pada sektor Sumber Daya Alam (SDA) dan beralih ke sektor lain seperti pariwisata, yang memiliki prospek yang cukup baik.
Adam mengungkapkan bahwa saat ini sektor pariwisata hanya memberikan kontribusi yang sangat kecil terhadap pendapatan daerah.
Dalam keseluruhan pendapatan yang tercakup dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim, sektor pariwisata hanya menyumbang kurang dari satu persen.
Namun demikian, menurutnya, ini bukan berarti sektor pariwisata di Kalimantan Timur tidak dapat diandalkan.
Masalahnya adalah alokasi anggaran untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menangani sektor pariwisata juga terbatas, sehingga upaya untuk mengoptimalkan potensi pariwisata di Kalimantan Timur menjadi terhambat.
“Kami pernah menanyakan mengapa bisa hal itu terjadi ya karena anggaran untuk OPD juga kecil,” kata Adam, Senin (3/7/2023).
Sehingga ia menyebutkan apabila upaya peningkatkan pendapatan daerah dari sektor wisata ingin menjadi fokus terdapat konsekuensi dibaliknya yaitu memberikan anggaran besar kepada OPD yang dimaksud.
“Memang akan ada konsekuensinya yaitu dengan memberikan anggaran besar untuk OPD, tapi sudah saatnya kita beralih dari SDA ke sektor pariwisata,” jelasnya.
Ia menegaskan, langkah peralihan fokus untuk pendapatan ini juga jelasnya harus dibarengi dengan menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) agar dapat menjadi fokus bersama dalam program kerja pemerintahan. (*/pojoksatu)



