POJOKSATU.id, JAKARTA -- Ade Armando mengundurkan diri dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ade juga mengungkap alasan pengunduran dirinya dari partai besutan Kaesang Pangarep itu.

Komisaris PT PLN Nusantara Power, anak usaha PT PLN (Persero) ini mengungkap salah satu alasannya mundur dari PSI agar PSI tak menjadi sasaran akibat komentar-komentarnya.

"Melalui konferensi pers ini saya menyatakan mengundurkan diri dari PSI, ya. Tidak ada konflik antara saya dengan PSI, tapi saya mundur menurut saya demi kebaikan bersama," kata Ade Armando di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).

Baca Juga: Usai Ditunjuk Komisaris PLN Nusantara Power, Video Ade Armando yang Sudutkan Prabowo Kembali Muncul

Ade mengatakan kerap menjadi sasaran serangan dari sejumlah pihak disebabkan ucapan dan komentar yang dia lontarkan.

"Selama ini saya terlalu sering jadi sasaran tembak akibat ucapan saya, komentar saya, kritik saya terhadap berbagai pihak," katanya.

Ade khawatir apa yang diucapkannya dapat berpengaruh pada nasib PSI ke depan.

"Masalahnya tadi saya katakan, yang harus bertanggung jawab sekarang bukan hanya saya, karena serangan itu diperluas, dari serangan terhadap saya juga terhadap teman-teman saya, termasuk misalnya Bu Grace (Natalie)," katanya.

Baca Juga: Sosok Ade Armando Diangkat Jadi Komisaris PLN, Awet Muda Umurnya Ternyata Sudah 63 Tahun

"Di pihak lain, PSI sendiri pimpinan-pimpinan PSI selalu mengatakan bahwa mereka selalu bersedia atau mereka selalu berada bersama saya,”katanya.

“Tapi tidak adil lah ya kalau bapak-bapak ibu-ibu di PSI harus juga menanggung akibat dari apa yang saya sampaikan," jelasnya.

Ade Armando merupakan Komisaris PLN Nusantara Power sejak Juli 2025 lalu atau sudah hampir 10 bulan.***