Komentar Menohok Kompolnas Mario Dandy Pasang Borgol Sendiri, Untung Polisi Nggak Ditembak
POJOKSATU.id, JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional atau Kompolnas ikut angkat bicara terkait video viral Mario Dandy pasang borgol cable ties sendiri.
Kompolnas menegaskan, sebagai tahanan, harusnya pemasangan borgol Mario Dandy itu dilakukan oleh anggota polisi yang melakukan pengawalan.
"Semua tersangka itu harusnya petugas (polisi) yang memasang (borgol)," kata Ketua Harian Kompolnas, Benny Mamoto, Senin (29/5/2023).
Benny lantas mengingatkan dampak bahaya bila tersangka atau pelaku memasang borgol sendiri.
Salah satunya, tersangka bisa saja dan sangat mungkin melarikan diri.
"(Dampak bahayanya) Si pelaku bisa melakukan sesuatu atau lari," ujarnya.
BACA JUGA: Irjen Karyoto Ngamuk Total Pastikan Sendiri Mario Dandy Kena Ancaman Total 30 Tahun Penjara, Tidak Diistimewakan
Namun, ada bahaya lain yang jauh lebih berbahaya yang diungkap Benny.
Yakni insiden yang sangat mungkin merenggut nyawa anggota polisi yang melakukan pengawalan atau orang lain.
Dalam kondisi tangan yang bebas itu, bisa saja tersangka melakukan perlawanan dengan mengambil atau merampas senjata api polisi.
Lebih berbahaya lagi, senjata itu lantas ditembakkan kepada polisi atau orang lain yang tentu saja bisa merenggut nyawa.
BACA JUGA; Hobi Berulah, Mario Dandy Bisa Bikin Penyidik Bernasib Tragis Gegara Lepas Pasang Borgol Sendiri
"Bisa saja (pelaku) ngambil senjata dan menyerang aparat," ingatnya.
Sementara, Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto telah memerintahkan melakukan pemeriksaan terhadap semua anggota yang bertanggung jawab dalam penanganan Mario Dandy.
Karyoto ingin agar ulah Mario Dandy lepas pasang sendiri borgol dan viral itu ditindaklanjuti.
"Saya perintahkan Kabid Propam untuk memeriksa apakah ada hal-hal yang dilakukan oleh anggota kami secara standar operasi prosedur ada yang dilanggar," tegas Karyoto, Minggu (28/5/2023).
BACA JUGA: Gegara Mario Dandy Pakai Borgol Sendiri Kapolda Metro Minta Maaf dan Siap Kena Getahnya
Karyoto menginginkan agar sengakarut tersebut diselesaikan secara mendalam dan mencari tahu ada tidaknya pelanggaran anggota.
"Dan secara kepatutan apakah ada peraturan peraturan disiplin yang dilanggar," sambungnya.
Atas insiden itu, Karyoto menyampaikan permintaan maaf dan siap menerima akibat dan konsekuensinya sebagai orang nomor 1 di Polda Metro Jaya.
"Apa pun masukan, karena yang terlihat dalam video seperti itu, saya selaku penanggung jawab dari pada Polda Metro, saya minta maaf," kata eks Deputi Penindakan KPK itu.
BACA JUGA: Penjelasan Polda Metro soal Mario Dandy Pakai Sendiri Borgol Cable Ties, Ada Pengulangan Video
Ia memastikan segala sesuatu yang menimbulkan polemik akan diselesaikan secara menyeluruh dan menjadi bahan perbaikan ke depan.
"Yang jelas, hal sekecil apa pun yang menjadi tanggung jawab saya, saya akan lakukan perbaikan," ujarnya. (Firdausi/Fandi/Pojoksatu)
Berita dan konten menarik lainnya dari Pojoksatu.id bisa dibaca di Google News




