POJOKSATU.id -- Acara Market Day yang diadakan oleh SDIT Alif sukses digelar. Di bawah pimpinan Ibu Siti Muthmainnah, S.Pd sebagai Kepala Sekolah SDIT Alif yang berdomisili di Desa Bitung Sari, bersama kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) Matahari Desa Bitungsari, Kabupaten Bogor, binaan Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan Bogor (IBI Kesatuan), berhasil mendongkrak omzet UMKM lokal.
Kolaborasi yang kuat antara IBI Kesatuan, SDIT Alif, dan SMAN 1 Kota Bogor pada program OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) selaku penggagas kegiatan ini, menjadi kunci sukses acara, yang merupakan wujud sinergi antara elemen pendidikan dan masyarakat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Market Day kali ini dihadiri oleh ibu-ibu dari UPPKS, siswa-siswi SDIT Alif, dan pelajar tim Raflesia Opsi SMAN Kota 1 Bogor yaitu Kinanti Putria Sudarno dan Rizqi Angkasa yang dibimbing Ibu Yuli Ratnasari, S.Si.,M.Si.
Dengan antusias, mereka berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, mulai dari memamerkan hingga menjual produk-produk lokal yang dihasilkan oleh siswa-siswi SDIT Alif serta ibu-ibu UMKM yang tergabung dalam UPPKS Matahari.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan omzet UMKM, tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam mendukung perekonomian lokal.
Pembina UPPKS, Ibu Dr. Sutarti, yang juga merupakan Ketua Tim Dosen IBI Kesatuan dalam pelaksanaan aktivitas pengabdian masyarakat (PKM) pada UPPKS Matahari, menyampaikan bahwa acara ini adalah bukti nyata pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat dalam menggerakkan perekonomian lokal.
"Dengan keterlibatan siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan, mereka tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga langsung terjun dalam praktik nyata yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat," ungkapnya.
Ibu Siti Muthmainnah, S.Pd., Kepala Sekolah SDIT Alif, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi anak-anak sejak dini mengenai pentingnya mendukung produk lokal.
"Kami ingin menanamkan kesadaran pada anak-anak bahwa produk lokal memiliki kualitas yang tidak kalah dengan produk lainnya, serta pentingnya berkontribusi dalam pembangunan ekonomi di daerah mereka sendiri," jelasnya.
Acara Market Day ini juga dihadiri oleh aparatur pemerintah desa, Ketua RW, RT, serta Ibu Neneng Nengsih, M.Pd., pengawas SD Kabupaten Bogor. Sekitar 700 orang warga turut hadir dan melakukan transaksi pembelian di stan-stan yang tersedia.
Penyelenggaraan Market Day ini diharapkan menjadi agenda rutin yang semakin memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, UMKM, dan masyarakat dalam membangun perekonomian yang lebih mandiri dan berdaya saing.
Kolaborasi yang kuat antara IBI Kesatuan, SDIT Alif, dan SMAN 1 Kota Bogor menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan dapat berperan aktif dalam mendukung perekonomian lokal.



