POJOKSATU.id, Jakarta – PT TASPEN (Persero) memperkuat komitmennya dalam memperluas jaringan kemitraan internasional dengan menerima kunjungan dari National Social Assistance Fund (NSAF), lembaga pengelola Jaminan Sosial Nasional dari Kamboja.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangkaian kegiatan Asian Civil Service Pension Association (ACSPA) Chairmanship Meeting di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, TASPEN dan NSAF Kamboja berbagi pengalaman dan pengetahuan seputar pengelolaan dana pensiun, asuransi sosial, serta inovasi layanan di masing-masing negara.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan membuka peluang untuk adopsi teknologi, proses bisnis, dan strategi baru guna meningkatkan kualitas layanan dan produk.

Baca Juga: Jusuf Kalla dan Paus Fransiskus, Sinergi Dua Pemimpin dalam Misi Perdamaian Global

Rony Hanityo Aprianto, Plt. Direktur Utama TASPEN, bersama Feb Sumandar, Direktur Perencanaan dan Aktuaria TASPEN, menyambut langsung delegasi NSAF yang dipimpin oleh Deputy Director General of NSAF, Khem Sam Ath, serta Im Bunchhoeun, Deputy Director of Administrations and Human Resource Management Department.

Corporate Secretary TASPEN, Pudiastuti Citra Adi, menyatakan, “Kunjungan NSAF Kamboja ini merupakan kehormatan bagi TASPEN. Kami berharap kemitraan ini dapat memperkuat hubungan antarnegara dalam pengelolaan jaminan sosial serta memberikan kontribusi positif bagi ACSPA. Sinergi dengan NSAF Kamboja diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para peserta, sejalan dengan komitmen TASPEN untuk memberikan pelayanan terbaik bagi ASN dan pensiunan di Indonesia.”

Pada tahun 2023, TASPEN terpilih sebagai Ketua ACSPA untuk periode Januari 2023 – Desember 2024, sekaligus menjadi tuan rumah Asian Civil Service Pension Forum (ACSPF) yang diselenggarakan pada 31 Agustus – 1 September 2023 di Jakarta.

Forum ini dihadiri delegasi dari berbagai negara Asia, termasuk Indonesia, Korea Selatan, Filipina, Malaysia, Thailand, dan Kamboja, dengan tujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan pensiunan ASN di Asia.

Baca Juga: Trending di X Karna Kasus Selingkuh, Ternyata ini Profil Laras Gartiana

Khem Sam Ath dari NSAF Kamboja mengungkapkan apresiasinya terhadap sambutan hangat TASPEN, “Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi lembaga pengelola jaminan sosial dan dana pensiun untuk saling berbagi, memahami perkembangan terbaru, dan menemukan solusi inovatif untuk keberlanjutan sistem pembayaran pensiun bagi ASN di Asia.”

NSAF Kamboja merupakan lembaga yang mengintegrasikan Dana Nasional untuk Veteran, Dana Jaminan Sosial Nasional untuk Pegawai Negeri Sipil, dan bagian dari Departemen Kesejahteraan Sosial Kementerian Urusan Sosial, Veteran, dan Rehabilitasi Pemuda. Lembaga ini fokus pada pengelolaan pensiun untuk pegawai negeri sipil dan veteran di Kamboja.

Pada Oktober 2023, TASPEN juga menerima kunjungan dari Tabung Amanah Pekerja (TAP) Brunei Darussalam, yang memperkuat upaya TASPEN dalam membangun jaringan kemitraan di Asia.

Kunjungan tersebut menjadi landasan penting untuk memperkuat hubungan dengan institusi serupa, sejalan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir untuk menjalin kemitraan global demi mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dan kesejahteraan masyarakat.

TASPEN berkomitmen untuk terus meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam pengelolaan dana ASN dan pensiunan, sesuai dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang baik, serta memperluas sinergi internasional yang membawa manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan.***