POJOKSATU.ID- Polres Metro Jakarta Selatan menyelidiki soal temuan sejumlah senjata di yayasan sekolah di Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut dari masyarakat (15/7/2026).

"Bahwa benar Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima Laporan dari masyarakat terkait temuan senjata yang tersimpan disalah satu ruangan di Yayasan Sekolah yang berlokasi di Poldok Pinang, Kebayoran Lama," ujar Joko saat dikonfirmasi, Kamis (6/8/2026).

Baca Juga: Teks Ikrar Pelajar Indonesia Berubah, Ini Isi Terbaru yang Wajib Dibaca Saat Upacara Bendera Mulai Tahun Ajaran 2026-2027

Dia menambahkan, sejatinya kepolisian telah membuat laporan polisi model A terkait dengan temuan senjata sebelum menerima laporan masyarakat.

Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, senjata itu terdiri dari senjata airsoft gun dan senjata api. "Bahwa sebelum adanya Laporan Polisi dimaksud, Polres Jakarta Selatan telah membuat Laporan Polisi model A yang dibuat sesaat setelah ditemukanya kejadian dimaksud," imbuhnya.

Sedang diselidiki polisi

Joko menyatakan bahwa saat ini laporan itu tengah dalam tahan pendalaman atau penyelidikan agar temuan senjata ini bisa terungkap secara terang benderang. "Terhadap perkara saat ini pada tahap penyelidikan," pungkasnya.

Baca Juga: DRP Buat Laporan Polisi Ingin Bongkar Aktor Intelektual Di Balik Terlapor, Siapa Dibelakang Kedua Wanita Inisial N Yang Dilaporkan?

- Polres Metro Jakarta Selatan mengusut temuan sejumlah senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

"Benar, Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima laporan dari masyarakat terkait temuan senjata yang terdiri dari air gun dan senjata api yang tersimpan di salah satu ruangan di yayasan sekolah di Pondok Pinang, Kebayoran Lama," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat perihal temuan tersebut pada 15 Juli 2026.***