POJOKSATU.id, JAKARTA - Pengamat politik Ujang Komarudin tak mengamini wacana koalisi besar yang disebut-sebut akan dibentuk lima partai pendukung pemerintah bakal terwujud.
Lima partai tersebut diantaranya Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Partai Amanat Nasional (PAN), yang saat ini tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
Sedangkan, Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengisi Koalisi Indonesia Raya (KIR).
Menurut dia, peluang koalisi besar tersebut masih tipis untuk terwujud. Terlebih lagi, akan menyatukan satu kepentingan lima partai tersebut.
"Kalau saya melihat masih fifti-fifti, bisa terbangun bisa tidak," kata Ujang dihubungi Pojoksatu.id di Jakarta, Sabtu (8/4/2023).
Baca Juga :
Ide Koalisi Besar 5 Partai Muncul, Demokrat Under Estimate : Tak Mudah Menyatukan Satu Misi
Kendati demikian, lanjut Direktur Ekskutif Indonesia Political Review (PIR) itu yang menjadi penentu terbangunnya koalisi besar ada di tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Jokowi ini disebut sebagai penentu koalisi perubahan, oleh karena itu tergantung Jokowi koalisi besar itu," ujarnya.
Untuk diketahui, wacana pembentukan koalisi besar itu bermula kala lima ketua umum partai menggelar pertemuan untuk membahas hal tersebut.
Pertemuan dihelat di Kantor DPP PAN akhir pekan lalu.
Mereka yang hadir antara lain Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menjamu Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
Kemudian, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, dan Ketua Umum PPP Mardiono.
reporter: mufit
editor : ikror




