POJOKSATU.id - Beberapa hari ini cuitan lama Ridwan Kamil yang menyindir Jakarta tersebar di media sosial X.
Hal tersebut membuat Ridwan Kamil harus mengklarifikasi tentang cuitan masa lalunya yang terkesan julid tentang Jakarta.
Ridwan Kamil mengakui bahwa dulu dirinya memang menjadi pengguna media sosial yang penuh kritik.
Bakal calon Gubernur Jakarta ini mengakui bahwa itu caranya berekspresi bebas di media sosial X yang dulu bernama Twitter.
Baca Juga: Tiga Tahun Jadi Host Podcast Warung Kopi 'PWK', Praz Teguh Pamit dengan Alasannya Ini
"Sebagaimana nature-nya platform tersebut, saya berekspresi secara bebas," tulis Ridwan Kamil, dikutip POJOKSATU.id dari akun X pribadinya, 25 Agustus 2024.
"Dulu saya adalah netizen yang marah, bahkan julid," tambahnya.
Namun, hal itu dilakukannya saat masih belum menjadi pejabat publik.
Menurut mantan Gubernur Jawa Barat ini, setiap anak muda pasti akan melewati proses hidup seperti ini.
Sebelum akhirnya bisa menjadi seorang pribadi yang melihat sesuatu lebih bijaksana.
"Konon setiap orang akan melewati fase-fase jadi tukang protes, anak muda yang rebel penuh kritik dan sinisme," kata Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.
"Tapi semua orang juga berproses, harus menjadi lebih bijaksana dan tahu diri," sambungnya.
Politisi Partai Golkar ini mengakui bahwa cuitan yang beredar di media sosial X itu memang benar miliknya.
Ridwan Kamil juga meminta maaf atas kegaduhan di jagat maya akibat cuitan lamanya
"Maafkan aku yang dulu. Mari kita move on," ucap Ridwan Kamil.
Sebelumnya, beberapa cuitan Ridwan Kamil yang berbau sindiran pada Jakarta diungkap netizen.
Sebelum dihapus oleh Ridwan Kamil, cuitan tersebut berhasil didokumentasikan oleh netizen yang pandai "menyelam".
Salah satu cuitan bernada julid dari bakal calon Gubernur Jakarta yang diusung 12 partai ini adalah mempertanyakan alasan untuk menyukai kota metropolitan itu.
"Selain uangnya, adakah alasan lain untuk menyukai Jakarta?" Tulisnya pada 17 Juni 2012.***




